Masyarakat Harus Teliti Beli Produk Olahan Jadi


PAGARALAM POS, Lahat – Dari tahun ketahun, tim gabungan dari berbagai unsur lingkungan Pemkab Lahat, terus menguji kandungan zat berbahaya pada produk olahan jadi. Tak jarang ditemukan kandungan zat berbahaya seperti formalin yang ditemukan pada makanan olahan, seperti tahu dan mie kuning, tetapi, belum ada langkah tegas yang dilakukan, walauoun hasil uji sampel sering ditemukan produk olahan itu mengandung zat berbahaya bagi manusia.

Jelang Ramadan 1437 H, tim gabungan dengan unsur Badan Ketahanan Pangan (BKP), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Perizinan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah (BPPT dan PMD), Polres Lahat, Satpol-PP dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), kembali turun memeriksa produk olahan jadi, berupa mie kuning, tahu, tempe dan produk lainnya dari pedagang, yang kemudian akan dilakukan uji laboratorium di Dinkes, guna mengetahui apakah produk olahan jadi tersebut mengadung bahan berbahaya atau tidak.

Kepala BKP Lahat, Hery Alkahfi AP MM mengatakan, uji laboratorium dilakukan agar masyarakat lebih teliti dalam membeli produk olahan tersebut. Bila bahan olahan tersebut terdapat bahan berbahaya, akan diberikan pembinaan dan sosialisasi. Sehingga produksen atau pedagang tidak lagi menjualnya di pasaran dan dapat merugikan kesehatan. “Setiap pedagang kita berikan surat pemberitahuan yang sifatnya pembinaan, agar mereka tidak menjual lagi produk olahan berbahaya dan dalam waktu dekat akan mendatangi pabrik pembuatannya secara langsung,” katanya. (mg21)

#baca berita selengkapnya….terbit 6 juni 2016#

Previous Kapolres Perintahkan Tembak Pelaku Kejahatan
Next Dua Minggu Dibiarkan Roboh