Masyarakat dan Petani Sempat Panik


Foto : Vilkodri/Pagaralam Pos
SUNGAI RUPIT : Kondisi air Sungai Rupit mengalami kenaikan akibat dilanda hujan terus menerus

*Air Sungai Rupit Mulai Menyurut
PAGARALAM POS, Muratara
– Hujan yang terus mengguyuri wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam beberapa pekan terakhir, membuat debit air sungai rupit naik hingga kebibir sungai. Kondisi tersebut, tidak sedikitnya membuat warga dan petani merasa cemas dan khawatir akan datangnya banjir besar yang dapat merendam permukiman dan perkebunan masyarakat.

Seperti dikatakan oleh petani Hajar Arifin (33), warga Desa Kecamatan Rupit, bahwa hujan lebat sempat membuat debit air sungai naik hingga kebibir sungai. “Tentu kami petani sempat khawatir akan adanya banjir, benar berlalunya musim kemarau diharapkan setiap orang, tapi dikhawatirkan juga terjadinya banjir besar,” ujar Hajar.



Menurutnya, banjir besar di wilayah Muratara akan berdampak pada masyarakat banyak. Mulai dari tidak dapat beraktivitas juga membuat lahan perkebunan rusak, rumah penduduk dekat dengan bantaran sungai juga terancam akan keselamatannya. “Senang dengan air sungai yang sudah agak menyurut semoga tidak terjadi banjir, walaupuan ada hujan tapi tidak banjir. Sebab tanaman dan kebun masyarakat habis kemarau belum lama ini baru hijau dan subur,” jelas Hajar Arifin.

Senada disampaikan oleh Manaf, warga Desa Batugajah, jika datang banjir maka tidak hanya lahan perkebunan yang terendam, melainkan rumah penduduk Desa juga terancam. “Ribuan hektar lahan perkebunan sawit dan karet akan terdampak oleh banjir, terutama batok kelapa tempat menampung getah karet banyak yang hilang terbawa arus banjir, rumah penduduk juga akan terancam,” keluh Manaf. (Vil23)

Previous Pansus II DPRD Pagaralam Sambangi BNN Musi Rawas
Next Peserta CPNS Jangan Percaya Dukun