Masuk Zona Merah


*Jubir : Makanya Jangan Sombong
PAGARALAM POS, Lahat
– Gugus tugas Covid-19 Nasional menetapkan, update terbaru dari 28 Kabupaten/Kota di Indonesia, Kabupaten Lahat merupakan daerah satu-satunya di Sumsel naik dari zona orange menjadi zona merah. Dengan demikian, Kabupaten Lahat dinyatakan menjadi daerah resiko tinggi penyebaran virus mematikan ini.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufiq M Putra membenarkan, Lahat sudah masuk zona merah. Hal itu berdasarkan update terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menyentuh angka 61 kasus, dengan 19 orang dalam perawatan, enam orang meninggal dunia, dan 36 sembuh.”Lahat sudah zona merah. Tapi informasi yang disampaikan skala nasional itu tidak lengkap, tidak mengumumkan Kabupaten/Kota lain yang masih di zona merah. Jadi seolah di Sumsel hanya Lahat yang zona merah, belum tentu daerah sebelumnya zona merah sekarang sudah jadi zona hijau,” kata Taufik, via seluler, Rabu (9/9).

Taufiq tidak memungkiri, beberapa kelonggaran menjadi penyebab terkonfirmasi positif di Kabupaten Lahat terus bertambah. Ditambah tingkat kesadaran masyarakat mengikuti protokol kesehatan (Protkes Red) juga masih rendah. Seperti kelonggaran memberikan menggelar hajatan (resepsi pernikahan) itu yang paling nyata, terbukti tempat hajatan jadi kluster baru penyebaran Covid-19 di Lahat. “Corona (Covid-19, red) ini senang dengan orang pembohong, sombong, bermulut manis, jadi hati-hati. Kalau ditanya petugas pulang, datang dari mana, keluhannya apa, jawab jujur. Jangan sombong, berlagak tidak takut dengan tidak patuh Protkes, kalau kena baru nyesal,” ujarnya.

Taufik juga menjelaskan, tempat rekreasi yang sedang ramai dikunjungi, bahkan tempat karaoke, bisa juga jadi kluster baru penyebaran Covid-19. Namun hal itu perlu kajian dulu. Selain itu bisa ditetapkan sebagai kluster baru, jika pasien terkonfirmasi positif terjangkit usai dari lokasi tersebut. “Bahkan dari keluarga juga bisa jadi klustsr baru. Intinya masyarakat harus patuh dengan protokol kesehatan,” jelasnya. (her18)

Previous Lakukan Penyuntikan Vaksinasi Anti Rabies
Next 41 Pejabat Dilantik