Masih Ada Tak Mau Tera Ulang


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
TERA ULANG: Petugas tenaga ahli tera asal Lubuklinggau mentera ulang mesin timbangan para pedagang, dalam giat tera ulang UTTP yang diadakan Disperindagkop dan PP Kota Pagaralam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Untuk memberikan perlindungan kepada konsumen serta untuk mengetahui penyebaran dan jenis UTTP yang ada di wilayah Kota Pagaralam, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kota Pagaralam mengadakan giat tera ulang alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) di Kota Pagaralam.

Dari pelaksanaan tera ulang, masih ada ditemukan pedagang yang enggan untuk bisa mengikuti pelaksanaan tera ulang ini dengan berbagai macam alasan yang diutarakan. Dan ini tentu juga menjadi kendala yang kerap dihadapi petugas Disperindagkop di lapangan.

“Ya, kita masih kerap menemukan kendala dalam melakukan pelaksanaan tera ulang UTTP ini. Semisal, pedagang tidak mau ikuti tera ulang dengan alasan jarak jauh serta sebagian lagi tidak peduli,” ungkap Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pagaralam, Dawam SH MM melalui Kabid Metrologi, Tati Haryani SE.

Diakui Tati, tingkat kepatuhan pedagang untuk melakukan tera ulang masih relatif cukup rendah. Hanya sebagian saja yang mau untuk mengikuti pelaksanaan tera ulang UTTP. “Kalau para pedagang besar rata-rata mau untuk mengikuti menjalani tera ulang UTTP ini. Akan tetapi dengan seiring edukasi yang diberikan melalui giat tera ulang UTTP, kita berharap buat tingkat kesadaran ini bisa terus meningkat,” imbuhnya.

Lebih jauh Tati menyebutkan bahwa pada dasarnya tujuan dari pelaksanaan tera ulang alat UTTP untuk mengetahui penyebaran dan jenis UTTP yang ada di wilayah Kota Pagaralam, sehingga dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang nantinya akan digunakan sebagai pelayanan tera dan tera ulang.

Selain itu untuk meningkatkan citra pasar tradisional melalui kebenaran hasil pengukuran, merumuskan usulan kebijakan untuk meningkatkan pelaksanaan tera dan tera ulang. Disamping itu meningkatkan pemahaman dan kesadaran pedagang serta pemilik UTTP dan pengelola pasar dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Untuk tenaga ahli tera ulang alat UTTP ini, kita melibatkan petugas tenaga tera dari Lubuklinggau. Setiap alat UTTP yang sudah ditera akan diberikan segel resmi. Kita berharap dari giat ini, baik pelaku usaha dan konsumen bisa sama-sama terlindungi dari kecurangan, serta dari keakuratan timbangan ini. Tidak ada yang merugikan maupun dirugikan,” harapnya. (Cg09/CE-V)

Previous Pastikan tak Ada Tambahan Kuota Haji
Next Kolam Serame Disiapkan Bibit Ikan Gratis