Longsor Timbun Jalan Negara Liku Endikat


PAGARALAM POS, Pagaralam – Tebing cadas setinggi lebih kurang 20 meter, berada di sisi pinggir berada tepat di jalan Negara Liku Endikat Dusun Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Senin (7/12) pagi longsor. Material tanah, bebatuan hingga beton di pinggir jalan menutupi badan jalan.

Tak pelak, kondisi ini mengganggu arus kendaraan dari arah Pagaralam – Lahat hingga menyebabkan antrean panjang hingga 1 jam, bahkan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Dempo Selatan harus melakukan buka tutup jalur kendaraan.

Menanggulangi agar antrean kendaraan tidak panjang, petugas gabungan dari Anggota Koramil 013 Dempo Selatan, Polsek Dempo Selatan, BPBD Kota Pagaralam, Sat Pol-PP, petugas Kecamatan Dempo Selatan dan dibantu warga sekitar, berjibaku bergotong-royong membersihkan material tanah, batuan cadas dan beton yang menimbun dan menutupi badan jalan. Selang 3 jam kemudian material menutupi badan jalan bisa dibersihkan, sehingga arus kendaraan kembali berjalan lancar.

Camat Dempo Selatan, Yusman Sohar SE mengungkapkan, longsor menutupi badan jalan Negara di kawasan Liku Endikat diketahui pihaknya terjadi pada Senin (7/12) pagi, sekitar pukul 07.45 WIB mendapat informasi dari warga sekitar, menyatakan bahwa badan jalan Negara di Liku Endikat sudah tertutup longsor.

“Kita memperoleh informasi dari warga sekitar pukul 07.45 WIB, jika badan jalan di Liku Endikat telah tertimbun longsor. Mengetahui hal ini kita langsung menghubungi pihak terkait, dalam hal ini BPBD Kota Pagaralam, Koramil Dempo Selatan dan Polsek Dempo Selatan untuk segera berusaha menyingkirkan material menutupi jalan tersebut,” kata Yusman.

Berkat koordinasi yang terjalin dengan baik, sambung Yusman, anggota gabungan ini yang berupaya sekuat tenaga mampu menyingkirkan material longsor menutupi badan jalan tersebut. “Setidaknya butuh waktu 3 jam material longsor bisa kita bersihkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Pagaralam, AKBP Hendra Gunawan SIk MSi, melalui Kapolsek Dempo Selatan, AKP Herry Widodo mengungkapkan, pihaknya terpaksa melakukan buka tutup arus kendaraan untuk menghindari terjadinya antrean panjang kendaraan yang disebabkan material longsor menutupi badan jalan Negara di Liku Endikat tersebut.

“Beruntung, dalam kejadian ini tidak memakan korban jiwa. Kita mengimbau kepada pengendara melintas untuk senantiasa meningkatkan kehati-hatian dalam berkendara, dengan lebih memperhatikan kondisi alam sekitar. Terlebih memasuki kawasan wilayah Liku Endikat, mengingat di tengah musim penghujan ini sangat rawan sekali terjadinya tanah longsor,” imbuh Herry. (09/CE-V)

Previous Potensi Wisata Belum Didukung Prasarana
Next Petani Kesulitan Garap Areal Sawah