Lidyawati Cik Ujang, Bantu Anak Korban Kekerasan


Foto : Heru/Pagaralam Pos
TEMUI : Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, Lidyawati Cik Ujang, saat menemui korban di SPKT Polres Lahat, Jumat (23/8).

PAGARALAM POS, Lahat – Kasus kekerasan terhadap anak, kembali terjadi di Kota Lahat. Kabar tersebut sempat membuat heboh dunia maya di Kota Lahat. Bahkan Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, Lidyawati Cik Ujang, sampai turun tangan menemui korban saat di SPKT Polres Lahat.

“Saya pribadi, prihatin adanya kejadian ini. Anak, remaja, manula, dan perempuan, merupakan tanggung jawab kita bersama-sama,” ujar Lidyawati, di ruang SPKT Polres Lahat, Jumat (23/8), sekitar pukul 09.00 WIB.

Lidyawati yang saat itu masih menggunakan mukenah, lantaran baru usai melaksakan sholat istisqo di halaman Pemda menuturkan, PKK Lahat akan berupaya membantu sekolah dan kehidupan korban. Apalagi diketahui bahwa saat kejadian, korban tingggal dengan kerabatnya.

“Orang tua anak ini sudah cerai, tinggal di tempat lain. Anak ini tinggal bersama kerabatnya. PKK akan berupaya membantu sekolah dan kehidupannya,” tutur Lidyawati didampingi Sumiyati Haryanto, sedang menenangkan korban.

Dari himpunan media ini, kejadian itu terbongkar saat Kamis malam (22/8). Saat itu ST (15) terlihat warga keluar dari jendela rumah SI (41) merupakan Bibi korban, di Kecamatan Kota Lahat sambil menangis. Wargapun menanyai korban, dan melihat ada luka bekas setrikaan dibagian belakang tubuh korban. Warga sekitarpun lantas menghubungi keluarga korban lainnya. “Saya belum bisa memberikan komentar, masih penyelidikan,” terang Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma SIK.

Sementara, Kanit PPA Satreskrim Lahat, Ipda Omin Suhandi mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksa korban, maupun keluarga korban untuk membuat laporan resmi kepolisian. Hanya saja jika laporannya sudah ada, pihaknya siap memproses perkara itu. Baik itu nanti akan mediasi, atau naik ke pengadilan. “Bisa kena dua pasal, pasal anak, dan KDRT. Kita imbau, masyarakat jangan mudah emosi, hingga melakukan kekerasan terhadap anak,” katanya. (mg02)

Previous Ipung Salon Ditemukan Tewas Mengenaskan
Next Meriahkan HUT RI, Warga Swakarya Gelar Lomba Tarik Mobil