Lestarikan Kesenian Besemah, Arman Bawa Berejung hingga Mancanegera


PAGARALAM POS, Pagaralam – Sejak kelas 2 tingkat Sekolah Dasar (SD), Arman Idris sudah mulai terampil memainkan rejung, gitar tunggal atau batang hari sembilan, yang dilakukannya secara otodidak. “Bakat berejung ini, saya dapat atau belajar secara otodidak, beranjak dari rasa kepedulian, terhadap kebudayaan dan kesenian khas Besemah. Berejung ini sangat melekat di dalam diri, sehingga saya berniat untuk melestarikan dan mempertahankan berejung,” ungkap Arman.




Dalam berejung ini, kata Arman, sampai sekarang sudah beberapa Negara Asia telah didatangi, seperti di Brunei Darussalam, Malaysia, China dan Negara Asia lainnya, sedangkan untuk di wilayah Indonesia, pernah tampil di Bandung, Jakarta, Padang, Ambon, Kalimantan, begitu pun di wilayah Sumsel sudah ada 10 Kota yang didatangi untuk berejung. “Menjaga kelestarian kebudayaan berejung, saya telah mendatangi sekolah membawakan lagu berejung. Setidaknya, sampai sekarang sudah ada 33 sekolah di Kota Pagaralam sudah saya datangi,” ucapnya.




Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam Samsul Bahri Burlian menuturkan, agar kebudayaan berejung tetap lestari di Kota Pagaralam, pihaknya telah melakukan kaderisasi di setiap sekolah. “Bibit yang bisa berejung itu, memang sudah ada, tapi jumlahnya belum begitu terlalu banyak. Tentu saja, membutuhkan upaya yang sangat luar biasa. Untuk mempertahankan budaya berejung,” tandasnya. (09)

Previous Walikota Sebut Aroma Kopi Pagaralam Terbaik di Sumsel
Next Supawi: Kalau Ingin Maju, Tentu Kita Harus Ada Komunitas