Kopi Pagaralam Segera Disertifikasi IG


PAGARALAM POS, Pagaralam – Kementerian Hukum dan HAM, tergabung dalam Tim Ahli Indikasi Geografis Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia, mendorong komoditi Kopi Robusta Pagaralam untuk didaftarkan menjadi komoditi yang memiliki perlindungan Indikasi Geografis (IG) di Indonesia.




“Pengakuan Indikasi Geografis, memiliki manfaat sangat besar, terutama bagi seluruh perkembangan petani Kopi Pagaralam termasuk konsumen. Hal ini jangan sampai tertunda. Organisasi Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemkot Pagaralam agar proaktif penuhi segala persayaratan administrasi yang dibutuhkan,” ujar Walikota Pagaralam, Musni Wijaya SSos MSi saat menerima kunjungan Tim Ahli Bekraf Indonesia membahas pendaftaran Indikasi Geografis Kopi Robusta Pagaralam, kemarin.




Kedepan kata Musni, bukan hanya sekedar pengakuan IG, tapi dari Kopi ini bisa meningkakan taraf hidup masyarakat. “Semoga sertifikasi IG menambah manfaat Kopi Pagaralam sehingga dikenal masyarakat luas,” harapnya.




Sementara itu, Idris Perwakilan Kementrian Hukum dan HAM RI, didampingi Riyaldi tergabung dalam Tim Ahli IG Bekraf Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Indonesia mengungkapkan, IG merupakan hak kekayaan intelektual, diberikan untuk melindungi nama tempat tertentu yang menetapkan suatu produk, yang berasal dari daerah asal yang memilki kualitas, reputasi khusus dan karakter. “IG alat untuk mencegah penggunaan ilegal nama produk oleh pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari kualitas produk yang dimiliki. Pengakuan IG diatur dalam undang undang,” tegasnya.




Lebih jauh katanya, IG melindungi nama produk dari penyalahgunaan dan pemalsuan, sekaligus dorong pengembangan wilayah, serta tingkatkan citra daerah yang sudah mendapat pengakuan IG bersamaan penetapan fungsi logo, seperti di Sumsel kopi Semendo, kopi Empat Lawang, dan duku Komering.




Terpisah, Komunitas Kopi Pagaralam “Menyeduh” Gerut Halibi menuturkan, pengakuan IG sangat diapresiasi masyarakat pecinta dan petani Kopi di Pagaralam, berasal dari inisaitif sejumlah kalangan yang sangat peduli terhadap kopi Robusta Pagaralam yang berkualitas memiliki potensi besar dikembangkan. “Harapan kami Kopi Pagaralam segera mendapat pengakuan IG. Ini untuk meningkatkan mutu perlindungan produsen dan konsumen, sehingga harga bisa tinggi, tidak diatur pengepul berdampak petani sejahtera, sebab sebanyak 90 persen masyarakat Pagaralam bertani komoditi kopi,” pungkasnya.(08)

Previous Syafrudin: Selamat Bekerja Majukan Pramuka di Pagaralam
Next Wah, 153 ASN Resmi Pensiun, Wako Pagaralam Musni Wijaya Ucapkan Kalimat Ini