Komplotan Bereteh Lintas Provinsi Dibekuk


PAGARALAM POS, Pagaralam – Jajaran Satreskrim Polres Pagaralam berhasil menangkap 6 bereteh (bandit, red) lintas Provinsi yang meresahkan masyarakat, khususnya dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pembobol rumah. Selain beroperasi Kota Pagaralam, komplotan bereteh ini juga di wilayah Bengkulu serta wilayah lain di Provinsi Sumatera Selatan.

Keenam tersangka ini adalah, Rustam (30) warga Perumnas Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Ludi (22) dan Gun (20) warga Desa Kotaraya dan warga Desa Stupe, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Boan (48) warga Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Dedi (36) warga Tinggi Hari, Kecamatan Pagaralam Selatan, dan Slamet (50), warga Simpang Bacang, Kecamatan Dempo Tengah. Para pelaku ini berhasil ditangkap di Dusun Tinggi Hari, Kelurahan Tumbak Ulas, Kecamatan Pagaralam Selatan, Minggu (2/1) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan keenam tersangka (TSK) ini, berbekal informasi masyarakat. Saat itu sedang berkumpul di tempat kos Boan, yang diduga menjadi otak pelaku. Pada saat digerebek, TSK Boan sedang tidak ada di tempat. Para pelaku lainnya langsung digelandang ke Polsek Pagaralam Utara.

Namun, selang waktu beberapa jam, petugas berhasil membekuk Boan yang melarikan diri menuju Empat Lawang. Bersama Boan juga berhasil ditangkap Dedi. Dari keterangan pemeriksaan, akhirnya para pelaku mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa lokasi di Kota Pagaralam, Lahat, dan Empat Lawang, bahkan di Provinsi Bengkulu.

Sementara TSK Boan merupakan Target Operasi (TO) Polres Bengkulu Kota. Sedangkan TSK Slamet ditangkap belakangan di rumahnya Simpang Bacang, yang berperan sebagai informan dan menunjukkan calon korbannya kepada pelaku.

Alhasil pemeriksaan, TSK Ludi dan Gun mengakui pernah mencuri beberapa sepeda motor Honda Supra X 125 dan  Motor Mio di Nendagung. Sedangkan tersangka Rustam mengaku membobol rumah dan mengambil sepeda motor Honda Beat serta televisi di Talang Jawa dan Perumnas Nendagung.

Kapolres Pagaralam AKBP Saut P Sinaga melalui Kasatreskrim AKP Indarmawan SH membenarkan penangkapan terhadap 6 bereteh ini. Menurutnya, komplotan ini sudah menjadi TO pihak kepolisian. Selain spesialis pencurian motor dengan menggunakan kunci T, mereka juga beroperasi membongkar rumah. “Kita akan lakukan pengembangan lagi terhadap kasus ini, sehingga bisa membongkar anggota sindikat lain yang disinyalir masih merajalela di wilayah hukum Polres Pagaralam, sehingga kasus curanmor termasuk penadahnya yang meresahkan masyarakat bisa diberantas,” tegasnya. (10)

Previous Laporan Dana Kampanye Carut Marut
Next Beat VS Smash, 3 Korban Luka Serius