Kirim 2 Pecandu ke Pusat Rehabilitasi


PAGARALAM POS, Pagaralam – Dalam kurun 4 bulan terakhir, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pagaralam mengirim 2 pecandu narkoba, untuk menjalani masa rehabilitasi di pusat rehabilitasi Lido Bogor Jawa Barat.

Kepala BNN Kota Pagaralam Sudran Gafar SSos, MSi menjelaskan, kedua pencandu yang dikirim BNN ke pusat rehabilitasi Lido Bogor ini, berdasarkan permintaan pihak keluarga yang menginginkan adanya pembinaan secara intensif terhadap pencandu narkoba tersebut.

“Untuk lama masa rehabilitasi, kita masih menunggu keterangan pihak pusat rehabilitasi Lido, kalaupun pencandu narkoba yang dikirim menjalani rehabilitasi tersebut, sudah dinyatakan sembuh kita berharap kedepan dirinya tidak lagi bergaul dengan narkoba,” kata Sudran.

Diterangkan Sudran, sejak berdiri pada tahun 2011 hingga sekarang, BNN telah mengirim 4 orang pecandu narkoba untuk menjalani rehabilitasi di pusat rehabilitasi pencandu narkoba Lido Bogor.

Pecandu narkoba yang dikirim ke rehabilitasi ini tidak hanya terbatas pada pecandu yang diamankan BNN, tetapi juga pada penemuan melalui tes urine yang kini terus digalakkan BNN Kota Pagaralam.

“Pecandu narkoba untuk bisa disembuhkan tidak hanya menggunakan pendekatan hukum semata misalnya penjara, akan tetapi sebenarnya yang lebih efektif adalah melalui cara rehabilitasi dan langkah inilah yang terus diupayakan oleh BNN, karena pengobatan terhadap pecandu narkoba ini ada dua, bila dia seorang pengedar maka penanganan tetap pihak hukum, bila korban sebagai pemakai, kita usahakan untuk direhabilitasi,” jelasnya.

Sambungnya, dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba ini, BNN Kota Pagaralam pun terus melakukan berbagai terobosan, baik melalui sosialisasi dan penyuluhan hingga ke daerah pedusunan, disamping itu cara lainnya dengan pembentukan kader anti narkoba, mulai dari tingkat SMP, SMA, Perguruan Tinggi (PT) bahkan pada perangkat Ketua Rukun Tetangga (RT) dan RW di setiap kelurahan. (09/CE-V)

 

Previous Cipta Kondisi Jelang Pileg, Perbatasan Dijaga Ketat
Next Wako: Satker Terkait Harus Akomodir Usaha Kecil