Khawatir Keselamatan Pedagang, Pemkot Ambil Alternatif Pindahkan PKL


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
SOSIALISASI: Walikota Pagaralam Alpian Maskoni sampaikan sosialisasi rencana relokasi PKL di Taman Kenantan Buih.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam untuk menata Pedagang Kaki Lima (PKL), agar dapat lebih nyaman gelar dagangan, dengan tidak menganggu jalan dan tertib lalulintas di kawasan pasar, begitu direspon positif para pedagang.




Seperti tergambar Senin (19/11) siang, saat Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH dan Wakil Walikota Pagaralam M Fadli SE beserta unsur jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau pedagang di areal Pasar Kambing.




Kunjungan ke sejumlah PKL, bentuk sosialisasi relokasi pedagang ke taman Kenantan Buih, yang bakal dijadikan alternatif lokasi berdagang bagi PKL, disampaikan langsung Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH lewat cara berdialog dan menyapa para pedagang. “Kita ingin seluruh pedagang disini, tidak ada lagi yang berjualan di badan jalan, karena khawatir bisa tertabrak kendaraan yang lalu-lalang,” terang Alpian.




Tidak hanya itu, sebut Alpian, selain bisa mengancam keselamatan pedagang, pejalan kaki dan pemilik toko berjualan akan terhalangi. Makanya, pembenahan dan penataan PKL mendapat perhatin lebih.




“Itu kan ada lokasi Taman Kenantan Buih, bisa kita jadikan lokasi bagi para pedagang, baik itu pedagang sayur, bumbu dapur dan daging gelar dagangan, sehingga tidak berjualan lagi di jalan. Nanti kita buatkan lapak dan itu gratis untuk pedagang,” ucapnya.




Terpisah, Iwan (32), pedagang sayur mengaku, sangat merespon baik apa yang menjadi rencana Pemkot Pagaralam, dalam menata PKL supaya bisa berdagang lebih nyaman. “Inilah permintaan kami PKL, agar bisa ditempatkan di lokasi yang layak, untuk menggelar barang dagang, sehingga tidak perlu lagi khawatir di usir atau ganggu jalan,” pintanya. (09)

Previous Kak Pian: Tak Boleh Pindah Tangan, Apalagi Disewakan dengan Nilai Fantastis
Next Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Terperosok di Tebing Aur Duri