Kerinjing ‘Pikat’ Warga Luar Pagaralam


Foto: Pidi/Pagaralam Pos BERBUKIT: Kondisi geografis dusun Kerinjing dikelilingi perbukitan nan subur. Karenanya, sayuran tumbuh subur di dusun ini.
Foto: Pidi/Pagaralam Pos
BERBUKIT: Kondisi geografis dusun Kerinjing dikelilingi perbukitan nan subur. Karenanya, sayuran tumbuh subur di dusun ini.

PAGARALAM POS, Agung Lawangan – Ada gula ada semut. Pepatah ini rasanya pas untuk menggambarkan kondisi penduduk di dusun Kerinjing, kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara. Dengan tanah yang subur, membuat banyak warga luar Pagaralam datang untuk mencari penghidupan di dusun ini.

Ketua RW dusun Kerinjing, Tedi mengakui, jika banyak warga datangan di dusunnya. Umumnya warga datangan tersebut berasal dari daerah Bandung Jawa Barat. “Sudah sekitar 10 tahun belakangan, warga datangan itu ada di dusun Kerinjing ini,” ucap Tedi, saat dihubungi Pagaralam Pos, kemarin, (2/8).

Menurut Tedi, warga tersebut datang untuk sekedar bertahan hidup. Secara kebetulan, kata Tedi, warga datangan tersebut memang memiliki keahlian di bidang cocok tanam sayuran. “Mungkin, di tempat asalnya sudah tidak lagi lahan pertanian. Jadi mereka datang ke sini untuk mencari pengahasilan dengan cara jadi buruh tani,” imbuh dia.

*Akan Didata Ulang

Sementara itu, berdasarkan catatan kelurahan Agung Lawangan, di dusun Kerinjing terdapat kurang lebih 100 kepala keluarga (KK) warga datangan. “Ada yang sudah berKTP Pagaralam ada yang belum,” tutur Lurah Agung Lawangan, Rudiansyah SSos MSi.

Ketua Komisi I DPRD Kota Pagaralam, Abdul Fikri Yanto SThI MAg mengatakan, prinsipnya pihaknya tidak menolak kedatangan warga dari luar di dusun Kerinjing. Apalagi jika warga luar tersebut datang dengan tujuan untuk mencari bekerja sebagai buruh tani. Namun tegas Fikri, yang sangat penting adalah agar warga datangan tersebut dapat tertib dengan aturan. “Minimalnya mereka harus melapor dengan RT/RW setempat, ketika datang ataupun ke luar lagi dari Pagaralam,” tuturnya. (11/CE-V)

Previous Situs Megalit Masih jadi Favorit Warga
Next Puluhan Lampu Panel Tenaga Surya Rusak