Kemenag Jemput Bola Pembuatan Paspor


Foto: Rendi/Pagaralam Pos PASPOR: Kakanmenag, H Saidi SH memberikan Arahannya di ruang Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama, Lahat, kemarin.
Foto: Rendi/Pagaralam Pos
PASPOR: Kakanmenag, H Saidi SH memberikan Arahannya di ruang Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama, Lahat, kemarin.

PAGARALAM POS, Lahat – Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lahat, Kemenag Lahat melakukan Sosialisasi pembuatan paspor haji tahun 1437H/2016 dengan dihadiri 154 Calon Jama’ah  haji (CJH) dari Lahat dan 21 CJH Empat Lawang, kemarin.

Kepala Kemenag, H Saidi SH, didampingi Kasi penyelenggara haji dan umrah (PHU), H Muh Gandil MM mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi pembuatan paspor haji ini dibantu oleh Imigrasi klas II Muara Enim, untuk memberitahukan bahwa syarat yang harus dilengakapi dalam pembuatan paspor, seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, ijasah, dan buku nikah. “Hal ini agar CJH tidak keliru dalam membuat Paspor,” jelasnya kemarin.

Dia juga menjelaskan ketentuan lain dalam pembuatan paspor, seperti yang dicanangkan sejak 2011 lalu, bahwa nama di paspor haji harus 3 suku kata. Misalnya nama seseorang hanya satu suku kata, ditambahkan nama bapak dan kakek. “Pembuatan mereka nanti entri di Lahat. Hal ini dilakukan dalam upaya kita menjemput bola, mempermudah JCH. Mulai 7 Maret mulai pembuatan dimungkinkan seminggu, setelah itu proses diselesaikan,” ungkapnya.

Untuk jumlah JCH dimungkinkan ada penambahan 5 persen dari angka 154. Hal ini karena akan mendahulukan yang usia lanjut dan pendamping muhrim. Penetapan jumlah JCH di awal Mei menjelang pelunasan biaya haji, baru ada kepastian jama’ah haji yang berangkat. “Jadwal lainnya mulai Juni nanti pelaksanaan manasik dimulai. Kita juga berkoordinasi dengan Dinkes, pemeriksaan awal check up sebelum pemberangkatan haji,” ungkap dia.

Terpisah, Kepala Seksi Insarkom, Rasyidah SE dan staf Imigrasi Kelas II Muara Enim mengatakan, tujuan diadakan sosialisasi ini adalah memberikan penjelasan kepada jama’ah tentang pembuatan paspor.

“Paspor merupakan dokumen negara, jadi kami mengimbau kepada bapak-bapak dan ibu-ibu untuk melengkapi identitas diri dengan benar, supaya tidak ada lagi kendala di kemudian hari,” ulas dia seraya mengatakan, sejak tahun 2015 mereka dari Kantor Imigrasi kabupaten Muara Enim melaksanakan Mobile Metrik. Jadi jama’ah tidak perlu lagi datang ke Kantor Imigrasi Kabupaten Muara Enim. (mg21/CE-V)

Previous Harga Tidak Stabil, Tauke Karet Cemas
Next Arpinsi Ditemukan Tewas