Keluarga Miskin Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah


PAGARALAM POS, Empat Lawang – Miris dialami keluarga dari pasangan Rudi (45) dan Ermi (43). Warga Desa Muara Sindang, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) ini tergolong masyarakat kurang mampu namun tidak tersentuh bantuan dari pemerintah. Selain itu, putra-putrinya sebanyak sembilan orang tidak ada satu pun yang sekolah. Padahal saat ini pemerintah mewajibkan sekolah sembilan tahun.  “Sekarang tidak ada yang sekolah. Dulu anak saya Dimi, tamat SD tapi sekarang berhenti, bantu berkebun dengan keluarga. Anak yang satunya, Lia hanya tamat kelas 5 SD,” ujar Ermi.

Dikatakannya, rumah yang ditumpanginya sekarang milik orang, ia hanya menumpang dan kebun kopi di samping rumah dan kambing juga milik orang, ia hanya mengurusnya saja. Sementara suaminya, Rudi bekerja jualan sayur keliling. “Sayur ambil ke petani-petani dan jual keliling ke desa-desa. Untungnya tidak tentu,” akunya. Saat ini anak-anaknya yang tinggal di rumah tinggal enam orang, sedangkan tiga lainnya sudah menikah. “Cucu ada tiga,” ujarnya.

Fasilitas di rumah, seperti listrik masih dialiri dari Mapolsek Paiker yang berseberangan dengan rumahnya. Air ambil dari sungai yang lumayan jauh dan tempat mandi cuci kakus (MCK) di rumah tidak ada. “Minta bantuan sudah pernah tapi sampai sekarang bantuan, raskin (beras miskin) tidak dapat, kartu KIS dan bantuan lainnya tidak pernah dapat,” jelasnya.

Sementara ditambahkan Kepala Disdik Empat Lawang, Agusni Effendi melalui Kabid Dikmen, Dedi Damhuri mengatakan, tidak bisa berkomentar banyak dengan hal tersebut. Namun saat ini sekolah gratis namun masih membutuhkan biaya juga.  “Contohnya beli pakaian dan ongkos ke sekolah kalau tempatnya jauh,” tukasnya.(07)

#baca berita selengkapnya…terbit 5 agustus 2016#

Previous Tidak Akan Ditanyakan Asal Usul Harta Wajib Pajak
Next Larang Warga Galang Dana Dijalan