Kelola Pemerintahan Akuntabel dan Bebas Korupsi


Foto : ist
CEGAH KORUPSI : Bupati (Muba Dodi Reza Alex Noerdin beserta Kepala Perangkat Daerah terkait mendengarkan arahan dari Presiden RI, Joko Widodo terkait aksi Nasional pencegahan korupsi

PAGARALAM POS, Sekayu – Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi beserta Kepala Perangkat Daerah terkait, mengikuti acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK), Praktik Baik Pencegahan Korupsi Terkait Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Untuk Program Subsidi Pemerintah dan Penerapan Manajemen Anti Suap digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), secara virtual zoom, kemarin (26/8/2020).

Dalam arahan Presiden RI, Ir Joko Widodo, mengatakan harus membangun tata kelola pemerintahan yang baik, cepat, produktif, efisien dan di saat yang sama juga harus akuntabel dan bebas dari korupsi. “Keduanya harus dijalankan, berjalan bersamaan dan saling menguatkan,” tegas Jokowi.

Dalam sambutannya, Jokowi memberikan penghargaan setingi-tingginya kepada KPK yang memimpin ANPK. Karena upaya pencegahan korupsi, menurut Jokowi harus dilakukan secara besar-besaran untuk mencegah terjadinya korupsi.

Ketua KPK, Komjen Firli Bahuri, menyatakan dalam program Stranas PK, terdapat 3 fokus yakni perizinan dan tata niaga, keuangan negara, dan penegakan hukum serta reformasi birokrasi. Dari 3 fokus tersebut, KPK menjabarkan dalam 6 program prioritas pencegahan korupsi yakni utilisasi NIK, e-katalog dan market place untuk pengadaan barang dan jasa, keuangan desa, penerapan manajemen antisuap, online single submission dengan peta digital, serta reformasi birokrasi. “ANPK telah dilaksanakan 54 kementerian/lembaga, 34 provinsi, dan 508 Kabupaten/Kota secara nasional persentasenya 58,52 persen, kategori baik,” kata Firli.

Terpisah, Bupati Muba mengatakan, sebagai kepala daerah dirinya siap mendukung dengan menyuarakan kembali dukungan anti korupsi, membawa harapan akan adanya aksi nyata pencegahan korupsi berskala nasional. “Dengan digelarnya acara ANPK, tentu sebagai kepala daerah bisa membangun ulang pemahaman mengenai aspek-aspek pencegahan korupsi serta bagaimana cara melaksanakannya untuk diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin,” ucap Dodi. (rls)

Previous Kapolda Resmikan Pembangunan Masjid Jendral Mohamad Hasan
Next Pengedar Narkoba Diamankan Petugas