Keberadaan Aset Daerah Sering Terabaikan


Foto : Adi/Pagaralam Pos
SOSIALISASI : Peserta Sosialisasi Pembinaan Admistrasi Perbendaharaan Bagi Pengelolah Aset Daerah di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah Pratama yang digelar di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Rabu (13/11).

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Keberadaan aset daerah sering kali terabaikan, tidak terkecuali di Puskesmas-Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Empat Lawang. Keberadaan aset baru dianggap penting setelah ada pemeriksaan tim pemeriksaan aset negara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, M Junaidi mengatakan, aset daerah merupakan aset kekayaan negara yang terdiri dari aset bergerak dan tidak bergerak. “Misalnya, kendaraan Dinas baik roda dua maupun roda tiga. Kemudian dokumen-dokumen pendukung operasional Puskesmas-Puskesmas dan sebagainya,” urai M Junaidi saat mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Sulni SH membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan Admistrasi Perbendaharaan Bagi Pengelolah Aset Daerah di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah Pratama yang digelar di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Rabu (13/11).




Dikatakannya, salah satu kelemahan yang sering dialami sebut dia, tidak lengkapnya dokumen keberadaan aset, bahkan tidak jarang ada aset yang tidak ada dokumen sama sekali. “Ini artinya, pengawasan negara sangat lemah terhadap aset tersebut,” ujarnya.

Junaidi melanjutkan, sering kali terjadi, aset yang dipakai misalnya kendaraan dinas yang dipakai di satu Puskesmas, saat yang bersangkutan tidak lagi bekerja di Puskesmas itu, kendaraan tidak dikembalikan ke Puskesmas tempat kerja lama yang bersangkutan. Akibatnya, bendahara barang kesulitan saat ada pemeriksaan tim pengawas aset daerah.”Oleh karena itu, saya imbau, andai kata kita dimutasi dari tempat kerja yang lama ke tempat yang baru, tolong aset yang dipakai saat kita masih bekerja di tempat yang lama dikembalikan ke tempat kita yang lama itu,” imbuhnya.




Tidak hanya dikembalikan, lanjut dia, harus juga dibuat surat serah terima barang, agar ada dokumen yang diserahterima jelas karena ada dokumennya. “Jika aset hilang, segera lapor ke polisi dan bendahara barang, agar jelas berita acaranya jika ada aset yang hilang,” tandasnya. (07)

Previous Miris, Satu Sekolah Tidak Bisa Mengaji
Next Lahan Tranmigrasi Direbut PT Lonsum Diukur Ulang