Kapolres Pimpin Apel Kesiapan Jelang Pelantikan Presiden


PAGARALAM POS, Musi Rawas – Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Suhendro, pimpin langsung Apel Kesiapan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024, di halaman Mapolres Mura, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (16/10).

Dalam kesempatan ini, di hadiri langsung, Sekda Kabupaten Mura, Ec Priskodesi, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0406 MLM, Mayor Inf Budiman Hutahuruk, para kapolsek, perwakilan Sat Pol PP, Dishub, serta personel Polres Mura.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro selaku inspektur upacara, menyampaikan amanat Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri yang isinya mengatakan bahwa, sebelumnya pada tanggal 17 April 2019 melaksanakan pemilu secara serentak di Indonesia, merupakan pelaksanaan pemilu terbesar ketiga di dunia. “Pelaksanaan Pemilu tersebut bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan,” katanya.

Dilanjutkan Kapolres, saat pelaksanaan Pilpres, Legislatif baik di tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota, Polri dan TNI terus melakukan pengawalan guna mewujudkan terciptanya keamanan dan ketertiban, mulai dari pelaksanaan hingga pelantikan Pilpres.

Sebagaimana diketahui telah dilakukan pelantikan 19 perwakilan sumsel pada kursi DPR RI, 4 perwakilan Sumsel pada kursi DPD RI, 79 perwakilan rakyat pada kursi DPRD Provinsi Sumsel serta 635 perwakilan rakyat di kursi DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel.”Dimana, para legislator tersebut nantinya akan memperjuangkan aspirasi rakyat sekaligus sarana mewujudkan tujuan negara sebagaimana yang tertuang dalam alenia keempat dalam pembukaan UUD 1945 yang isinya, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolres memaparkan, saat ini kita rasakan suhu politik dan kerawan Kamtibmas terjadinya aksi massa dari element mahasiswa menolak rancangan UU, yang diduga ditunggangi oleh pihak yang mempunyai kepentingan. Maka dari itu, mengantisipasi menjelang pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, dilakukan persiapan baik dari personel maupun peralatan serta saat melakukan tindakan dengan baik sesuai dengan prosedur. Tentunya, dalam kondisi saat ini harus tetap menjaga koordinasi dan sinergi serta kerjasama menjelang pelantikan meliputi Polri, TNI dan Pemerintah Daerah. “Tanpa adanya koordinasi dan sinergi serta kerjasama, semuanya tidak akan berjalan dengan baik. Selain itu ada point penting yang harus dilakukan, diperhatikan dan diharapkan, diantaranya, selalu berdoa dalam setiap kegiatan, mengedepankan fungsi intelejent dan Binmas, melakukan pertemuan yang dapat melakukan penggerakan Massa, meningkatkan gerakan bakti sosial dan kesejahteraan sosial, personel Polri harus jadi contoh baik serta meningkatkan koordinasi Polri, TNI dan Pemkab,” pungkasnya. (mg03)

Previous SD N 09 Tapa Baru Hangus Terbakar
Next Harga Turun Drastis, Petani Sahang Menjerit