Joncik Kaget Empat Lawang Masuk Wilayah New Normal


Foto : Adi/Pagaralam Pos
RESMIKAN : Suasana persemian kampung tangkal Covid-19

*Kampung Tangkal Covid -19 Diresmikan
PAGARALAM POS, Empat Lawang
– Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengaku kaget atas keputusan Pemerintah Pusat yang menetapkan Kabupaten Empat Lawang menjadi wilayah new Normal, namun yang dia tangkap jangan sampai tatanan ekonomi ambruk, stay at home yang berlebihan ditakutkan akan merusak ekonomi juga ketahanan pangan, karena ini juga bahaya. Hal ini disampaikannya saaat meresmikan kampung tangkal Covid -19 Kelurahan Tanjung Kupang Tebing Tinggi, kemarin.

Acara yang dilaksanakan dilapangan Kantor MUI dihadiri Kapolres AKBP Wahyu Sik, Dandim 0405 Kol. inf Sungudi sekda Edison jaya, pejabat eselon II pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Camat Tebing Tinggi, Lurah Tanjung Kupang serta RT dan RW se-Kelurahan Tanjung Kupang.

Menurut Joncik, new normal harus di sosialisasikan kepada masyarakat agar tidak salah mengartikan normal, karena meskipun Pasar, Masjid dibuka namun tetap melakukan protokol kesehatan, tetap memakai masker, rajin cuci tangan, tidak berjabat tangan dan menjaga jarak. “Saya apresiasi ide pak Kapolda membentuk kampung tangkal covid -19 ini, karena ini langkah awal memulai new normal di Bumi Saling Keruani Sangin Kerawati,” kata Joncik, kemarin.

Joncik juga meminta pejabat serta ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, termasuk jajaran TNI dan Polri, kedepan memberikan contok kepada maayarakat bagaimana kehidupan new normal itu, karena sepanjang jalan, melihat masih banyak masyarakat yang dijalan namun tidak memakai masker. Apalagi Dua Kecamatan, Pendopo dan Tebing Tinggi, kegiatan dipasarnya harus diatur, bagaimana protokol masuk dan keluar, termasuk pasar tradisonal kalangan, kedepan harus di imbau penerapan new normal ini. “Jika dibutuhkan kedepan kita harus membagikan masker kesemua masyarakat agar mentaati anjuran memakai masker tadi. Sekali lagi saya jelaskan, ini bukan normal namun new normal, dalam rangka bersahabat dan berdekatan dengan covid -19 ini,” jelasnya.

Sementara Kapolres Empat Lawang menjelaskan, ada Empat Kampung Tangkal Covid -19, yang diisi oleh gabungan personel Babhinsa TNI, Bhabinkamtibmas Polri, Perangkat Desa dan Kelurahan serta relawan covid -19, ini dilakukan sebagai penangkal Covid -19. Makanya jika ada tamu baru masuk, apalagi dari zona merah harus dilaporkan untuk di cek kesehatan dan dipantau.

Selain itu lanjut Wahyu, gagasan Kapolda ini juga ada perbaikan ketahanan pangan berupa padi dan jagung, sebagai persiapan kita menghadapi Covid -19 itu nanti. “Kampung ini sebagai persiapan menghadapi covid -19, kemudian dalam rangka menuju new normal. Normal baru tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan, tatanan hidup baru dengan tetap protokol kesehatan,” imbuhnya.
Dalam bentuk sederhananya kata Wahyu, kita masih tetap membudayakan kegiatan cuci tangan pakai sabun, di Pasar harus jaga jarak agar bisa lebih dipahami masyarakat,
kampung ini fungsinya deteksi awal, jika ada pendatang, wajib di curigai deteksi kesehatannya.

Deteksi juga jika ada gejala Covid-19. Kampung ini juga ada kegiatan perbaikan ketahanan pangan. Nah, soal anak anak kita yang belajar di rumah, kia siapkan bimbingan pas belajar baik dari TNI/Polri, supaya tidak ketinggalan pelajarannya. “Tetap adakan Bantuan Sosial (Basos) bagi yang terdampak covid -19 ini,” pungkasnya. (Ac07)

Previous Ajak Masyarakat Gunakan Alat KB Ditengah Covid-19
Next Libatkan Polres dan TNI Perketat Pengawasan