Jeritan Bahagia dari Kora-kora


Foto : Pidi/Pagaralam Pos
GEMBIRA : Puluhan anak yatim piatu menjajal kora-kora, salahsatu wahana permainan yang tersedia di kompleks Pagaralam Carnival, Lapangan Merdeka, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – “Waaa!!, Waaaa!! Puluhan anak perempuan itu menjerit hampir berbarengan, manakala tempat duduk yang ditumpangi itu berayun-ayun kemarin (28/11).




Bak sebuah pendulum, tempat duduk yang merupakan sebuah wahana permainan bernama kora-kora itu berayun-ayun setengah putaran. Kadang bergerak tinggi, kadang bergerak rendah. Inilah yang membuat anak-anak berpakaian merah-merah itu menjerit-jerit. Setelah kora-kora berhenti bergerak, stop pula anak-anak itu menjerit.




Jeritan itu bukanlah ekspresi ketakutan. Itulah ekspresi bahagia puluhan anak-anak yatim piatu. Sebagian besar dari mereka, baru pertamakali merasakan wahana permainan di arena bertajuk Pagaralam Carnival yang digelar di Lapangan Merdeka ini. Kedatangan anal-anak yatim ini atas prakarsa tim penggerak PKK (TP PKK) Kota Pagaralam dan PT SAI dan PT PRJ.




Setelah turun dari kora-kora, wajah anak-anak itu nampak sumringah. Tami (9) misalnya yang mengaku baru pertamakali itu datang ke arena Pagaralam Carnival. Inilah sebabnya, begitu diajak ke Pagaralam Carnival, bocah perempuan dari panti asuhan Rumah Berbagi ini begitu gembira. “Senang,” ucapnya singkat, ketika diajak berbincang Pagaralam Pos.




Selain kora-kora, Tami juga menjajal wahana permainan bernama istana balon. Di sini, Tami dan kawan-kawannya, memasuki bangunan menyerupai istana. Ia masuk ke dalam lubang lalu ke luar lagi di lubang lainnya sembari kemudian berseluncur ke bawah.




Ata (7), salahseorang anak yatim piatu lainnya juga mengaku sangat senang datang ke Pagaralam Carnival. Sebagaimana Tami, Ata juga pertamakali datang ke sana. Kemarin, bocah lelaki ini nampak bermain kereta mini lalu disambung dengan naik kora-kora.




Wakil Ketua TP PKK Kota Pagaralam, Rahma Muntho Via Ningrum SPd mengakui, tak semua anak-anak di Pagaralam berkesempatan datang ke arena pasar malam. Salahsatunya anak-anak yatim piatu. Inilah sebabnya katanya, pihaknya memfasilitasi mereka supaya dapat merasakan kebahagiaan, seperti anak-anak lain pada umumnya. “Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim,” ujar Rara, sapaan akrabnya.




Sementara itu Direktur PT SAI dan PT PRJ Hj Evi Lidywati menyebutkan, Pagaralam Carnival telah berjalan selama kurang lebih 20 hari. Selama iven ini katanya, antusiasme masyarakat Pagaralam cukup tinggi. “Pas sudah hujan, masyarakat yang datang tambah banyak,”ucapnya sembari menambahkan iven akan berakhir pada 9 Desember mendatang. (11)

Previous Bahas Persiapan Pelatihan KSM
Next Alat Pantau Gunung Dempo Dilengkapi