Jembatan Ponton Penyeberangan Hanyut


Foto : Adi/Pagaralam Pos
HANYUT : Rakit bermuatan belasan orang dan kendaraan R2 dan R4, yang hanyut tersapu derasnya arus sungai.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Warga Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang heboh berhamburan ke tepian Sungai Musi. Pasalnya, jembatan ponton penyebrangan warga Ulu Musi- Pasma Air Keruh yang sedang di tumpangi belasan orang dan sebuah mobil itu putus, sehingga hanyut di tengah derasnya arus sungai Musi yang sedang membesar.

Pristiwa terjadi, kemarin sekitar pukul 07.00 WIB di desa Padang Tepung Kecamatan Ulu Musi. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja pada saat rakit penyebrangan sudah menepi, salah satu siswa pingsan akibat shok.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa diduga kelebihan muatan, tali rakit penyebrangan sungai Musi yang biasa dijadikan alat transportasi penyebrangan tadi putus sehingga rakit putus.

Menurut Yana salah satu orang tua korban, kejadian itu sekira pukul 07.00 WIB, yang mengangkut puluhan orang, dan 5 Unit sepeda motor serta satu unit mobil pick up. “Anak saya dua yang berada di rakit hanyut itu, mereka hendak ke sekolah SMAN 1 Ulu Musi keperluan mengambil nilai hasil ulangan dan daftar sekolah, alhamdulillah keduanya selamat hanya saja mengalami basah kuyuk dan trauma.” kata Yana.

Dendan adanya kejadian ini, Ia berharap agar pemerintah membangunkan jembatan permanen sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. “Beruntung dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa, dan kendaraan berhasil diselamatkan, karena rakit tersebut tidak tengelam dan hanyut menepi sekitar 100 meter dari lokasi awal hanyutnya rakit,” imbuhnya.

Sementara Camat Ulu Musi Zaili dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kejadian
itu tidak ada korban jiwa. “Alhamdulillah semuanya selamat dan sudah dievakuasi,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalui Sekretaris Qolby didampingi Kabid Pemeliharan Jembatan dan Jalan Eko Purwanto mengatakan, mengenai jembatan ponton pihaknya sudah mendapatakan info dari balai besar, bahwa proses lelang sudah selasai. Saat ini sudah masuk tahap pelaksanaan kontrak. Insyallah tahun ini sudah dikerjakan. “Insyallah jembatan penghubung antar Kecamatan itu masuk dalam proses pengerjaan kontrak,” ujarnya. (Ac07)

Previous Belasan Pekerja PT LPPBJ ‘Ngadu’ ke Dewan
Next Dukung Keberadaan BEKISA, Hal Kecil Bernilai Mulia