Jelang Nataru, Harga Bahan Sembako Naik


Foto : adi/Pagaralam Pos HARGA NAIK : Jelang Natal dan Tahun Baru, harga Sembako dan sayur mayur di Pasar Pulau Emas, Tebing Tinggi, Empat Lawang melonjak naik

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah bahan pokok (Sembako) dan sayur mayur di Pasar Pulau Emas Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, melonjak naik sejak sepekan terakhir, sehingga kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat.
Menurut Asmawati (50), salah seorang warga Kelurahan pasar Tebing Tinggi, mengaku, sejak sepekan terakhir sebagian besar harga kebutuhan pokok dan sayur mayur mengalami kenaikan.
Ia mencontohkan, harga beras kualitas super biasanya dijual rata-rata sekitar Rp10.000 perkilogram, kini naik menjadi Rp 12.000/Kg. Kemudian, harga ayam potong biasanya paling mahal Rp 28.000/Kg, namun sekarang sudah naik menjadi Rp 45.000 perkilogramnya.
Begitu juga dengan harga telur ayam naik dari Rp 33.000/Kg menjadi Rp 45.000/Kg, bawang merah kini Rp 35.000/Kg naik dari sebelumnya hanya kisaran Rp 30.000/Kg. “Sedangkan bawang putih harganya sekarang Rp 24.000/Kg naik dari sebelumnya Rp 21.000/Kg,” kata dia.
Selanjutnya, harga cabai setan yang biasanya hanya Rp 20.000/Kg, kini meroket menjadi Rp 40.000/Kg, tomat dari Rp 3.000/Kg naik menjadi Rp 10.000/Kg. “Cabai merah keriting juga kini mencapai Rp 40.000/Kg. Kenaikan harga ini membuat saya pusing, karena disaat pandemi corona seperti ini ternyata harga kebutuhan pokok dan sayur mayur justru tidak bersahabat,” ujar Fitri warga lainnya menambahkan.
Sementara Elpi (48), salah seorang pedagang sayur mayur di Pasar Pulau emas Tebing Tinggi menjelaskan, kenaikan harga sembako dan sayur mayur tersebut terjadi karena memang harga tebus di tingkat agen mengalami kenaikan. Disamping itu, lanjut dia, permintaan konsumen sejak sepekan terakhir juga mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. “Akhir-akhir ini banyak agen yang menaikkan harga namun permintaan di pasaran juga meningkat,” katanya.
Sementara Yanti (42), pedagang ayam potong di Pasar Pulau emas Tebing Tinggi mengatakan, saat normal biasanya hanya menghabiskan paling banyak 20 hingga 30 ekor ayam perhari, namun sekarang bisa mencapai 50 ekor perhari. “Meskipun harga jual naik, namun pembeli justru meningkat. Kenaikan ini biasanya akan terus terjadi mengingat sebentar lagi akan ada perayaan Natal dan tahun baru 2021,” ujarnya.
Sementara Kadisperindag Almutolib dikomfirmasi mengatakan, meski terjadi kenaikan namum tidak begitu tinggi masih dijangkau oleh masyarakat. “Biasa ini menjelang hari natal dan tahun baru ini harga kebutuhan merangkak naik,” tandasnya. (Ac07)

Previous Satgas Longgarkan Larangan Hajatan
Next Berhasil Rehab 164 Klien Korban Penyalahguna Narkoba