Jangan Tergiur Harga Murah


Foto : Ist/Pagaralam Pos TELUR INFERTIL: Anggota Polres Pagaralam berhasil menemukan dan amankan satu boks telur infertil, hasil pengawasan di Pasar Tradisional Kota Pagaralam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Mengantisipasi beredarnya telur ayam tetas (Infertil) di masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan PP Kota Pagaralam membuat surat imbauan pelarangan penjualan telur Infertil, ditujukan kepada distributor/agen/Toko dan pedagang se-Kota Pagaralam.
Selain itu, pihak Disperindagkop dan PP Kota Pagaralam juga mengimbau masyarakat agar bisa mewaspadai peredaran telur ayam ras infertil yang dijual di pasaran. Pasalnya, telur tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. “Kita sudah mengeluarkan surat imbauan ditujukan kepada para distributor, agen, toko hingga pedagang di Kota Pagaralam, berisikan tentang imbauan pelarangan penjualan telur ayam tetas,” ujar Kepala Disperindagkop dan PP Kota Pagaralam, Dawam SH MH melalui Kabid Perdagangan, Jepri Zulfikar SP MSi.
“Bagi distributor/agen/pengecer yang melanggar akan dikenakan sanksi Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen Pasal 62, yakni pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp2.000.000.000,- (dua miliar rupiah),” terangnya.
Sebut Jepri, telur Infertil dengan ciri memiliki cangkang lebih tipis dan warna telur lebih pucat atau putih, serta tidak dapat bertahan lama. (Cg09/CE-V)

Previous Banjir Bandang Sapu Areal Sawah
Next IKAMM Salurkan Bantuan APD