Jangan Sampai Aset Sejarah Rusak dan Hilang !


Foto : gusti/Pagaralam Pos DIDATA : Tim Kebudayaan saat melakukan survey di komplek megalit Danau Alai, Kecamatan Demo Selatan, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Sebaran situs budaya, seperti keberadaan megalit di wilayah Kota Pagaralam bisa dikatakan banyak. Kondisi umumnya berada di perkebunan kopi dan sawah. Hal ini tentunya perlu perhatian khusus agar aset peninggalan sejarah tak rusak, apalagi hilang. Untuk itu, Tim Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pagaralam kembali melakukan survey situs megalit dalam rangka pengembangan kawasan megalit di Pagaralam, kemarin (11/2).
Dikatakan Kadisdikbud Kota Pagaralam, H Cholim Heryadi SPd MPd didampingi Kabid Kebudayaan, Tarmizi dan Kasi Cagar Budaya dan Museum, Ichan Pebrianto Spd MM ada tiga lokasi yang dilakukan survey situs megalit. Diantaranya, Situs Cagar Budaya Komplek Megalitik Tebing Tinggi, Komplek Meghalit Danau Alai, dan Komplek Megalit Belumai. “Survey ini merupakan pendataan sebagai pembanding untuk pengembangan kawasan situs cagar budaya (megalit, red) di Kota Pagaralam kedepanya,” kata Cholmin.
Di lokasi survey, tim melakukan pendataan karakteristik megalit di masing-masing komplek situs megalit. Setiap megalit dilakukan pengukuran dimensi baik tinggi, lebar dan panjang. Juga sebaran megalitnya apa saja. Serta mengakuratkan posisi letak megalit berdasarkan titik ordinat.
Sejauh ini, upaya yang sedang dilakukan Tim Kebudayaan bersama arkeologi dan antropologi terus melakukan penelusuran informasi adanya situs cagar budaya seperti megalit, hingga peninggalan benda-benda budaya Pagaralam. “Dari penelusuran dan penelitian yang dilakukan tidak hanya bisa diketahui peradaban zaman dahulu, juga mempelajari penyebaran syiar Islam di tanah Besemah,” pungkasnya. (Atg06)

Previous Satgas BPBD Pangkas Ranting Pohon Ganggu Jalan
Next Lima Pelaku Cabuli Anak Dibawah Umur