Jambret Istri Polisi, 6 Bulan Baru Diringkus


Foto: ist/humas Polres Pagaram
JAMBRET: Tersangka jambret Agusman memegang BB handpone saat diringkus Tim Libas Polres Pagaralam.


Motor : Barang bukti sebuah sepeda motor yang berhasil diamankan oleh Tim Libas Polres Pagaralam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – DPO kasus penjambretan yang beraksi pada 21 Februari 2020 silam berhasil diringkus tim Libas, Satreskrim Polres Pagaralam, pimpinan AKP Acep Yuli Sahara pada Rabu (19/8).
Adalah, Agusman Zulpiter (25), warga di lingkungan RT/Rw 11/4 Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagaralam Selatan, diketahui nekat menjambret korban yang merupakan istri polisi.

“Cukup lama kita melakukan pengembangan terhadap kasus jambet ini. Namun lidik yang masih kita lakukan berhasil meringkus tersangka Agusman,” ungkap Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Acep Yuli Sahara seraya mengatakan tersangka diringkus dikediamanya di Sidorejo tanpa perlawanan berikut barang bukti handphonenya Samsung J7 prime warna putih gold dan satu unit motor Yamaha X Ride bernopol BG 4559 OA yang di pakai pelaku saat melakukan penjambretan.

Sedangkan kronologis penjambretannya, dibeberkan Kasat Reskrim, kejadiannya berawal korban yang merupakan ibu bhayangkari bernama Sri Khairani (40) hendak pulang kerumah. Dalam perjalanan pulang, tepatnya di kawasan Jalan Gunung, korban yang sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet oleh orang tak dikenal yang juga menggunakan sepeda motor.

Pelaku yang diduga telah membuntutinya ini, merampas tas yang berada di dashboard motor. Korban tercatat warga Gg Astra, Kelurahan Besemah Serasan ini sempat melakukan perlawanan karena mempertahankan handphone miliknya.

“menurut keterangannya, korban sempat terjatuh dari motor. Korban saat itu sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka lecet dibagian kaki dan tangannya,” ujar Kasat Reskrim AKP Acep Yuli Sahara seraya mengatakan tersangka terancam dijerat pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman Hukuman 9 tahun kurungan penjara. (Atg06)

Previous Kedepankan Tindakan Preventif Humanis
Next Firman : Bisa Tatap Muka, Tetap Patuhi Prokes