Jalan Poros Tebing-Pendopo Nyaris putus


Foto : Adi/Pagaralam Pos
NYARIS PUTUS : Tampak kondisi jalan Poros Tebing-Pendopo yang amblas, yang kondisinya sekarang nyaris putus.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Kondisi amblasnya salah satu titik jalan poros Tebing Tinggi – Pendopo (Jalan Noerdin Pandji) hingga saat ini belum diperbaiki. Padahal kondisi badan jalan yang masih beraspal hanya menyisahkan sekitar satu meter saja, kondisi ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan.




Salah seorang warga Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang Hengky mengatakan, saat ini kondisi jalan utama penghubung Kecamatan Tebing Tinggi sebagai pusat Pemerintahan Kabupaten dengan Kecamatan Pendopo sebagai pusat perekonomian di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati nyaris putus. “Jika tidak segera diperbaiki, saya khawatir jalan poros Empat Lawang, akan benar-benar putus. Karena hanya tinggal sekitar satu meter saja badan jalan yang dapat dilalui kendaraan,” ungkap Hengky saat dibincangi wartawan, kemarin.




Saat ini sebut dia, kendaraan roda empat yang melewati lokasi jalan amblas, terpaksa harus ekstra hati-hati mengambil jalur yang masih tersisa. “Mobil juga harus antre. Karena dengan kondisi jalan yang nyaris semuanya amblas itu, bisa-bisa dapat membuat mobil masuk jurang kalau tidak berhati-hati,” jelasnya.
Karena itu, dia berharap agar Pemerintah segera melakukan perbaikan, sebelum kondisi jalan benar-benar putus. “Kalau ada hujan, secara perlahan akan terus terjadi longsoran. Saya yakin, jika itu terus didiamkan tidak lama lagi jalan ini putus,” cetusnya.




Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Jalan pada Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Levi Juniansyah mengatakan, perbaikan jalan amblas di kawasan Jalan Poros Empat Lawang, tidak mungkin dilakukan pada tahun anggaran 2018. Pelaksanaan perbaikan hanya bisa dilakukan pada tahun anggaran 2019. “Sebab, tidak ada lagi anggaranya. Insya Allah kita prioritaskan 2019,” kata Levi.




Mengingat, perbaikan jalan amblas itu juga diperkirakan akan menelan anggaran cukup besar. Sementara anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan Kabupaten terbilang masih cukup minim. “Mudah-mudahan, pada 2019 ada anggaran yang cukup untuk memperbaiki jalan itu,” tukasnya. (07)

Previous Hari Pertama Kerja, ASN Banyak Molor
Next Laka Nihil, Rekayasa Lalin Diakhiri