Jalan Negara Rusak Parah, Diperbaiki 2 KM


PAGARALAM POS, Pagaralam – Kerusakan jalan negara perbatasan Kota Pagaralam –Lahat mulai dari Liku Indikat – Simpang Manna hingga Kerinjing, dengan radius puluhan kilometer kian memprihatinkan. Namun sayang, untuk perbaikan sarana transportasi ini belum sepenuhnya seperti diharapkan masyarakat.

Pantauan di lapangan menyebutkan, kurun beberapa tahun ini perbaikan seperti tambal sulam terkesan asal jadi, itu tidak berumur panjang. Kondisi jalan kembali rusak parah. Kondisi demikian tak pelak sangat mengganggu aktivitas warga atau pengemudi kendaraan yang melintas. Parahnya lagi beberapa titik jalan tak hanya rusak maupun bahu jalan turun (amblas, red), namun juga ditemui beberapa medan jalan yang longsor, semisal di kawasan liku Indikat dan liku Lematang yang kondisi medan jalannya bertebing curam, sangat rawan terjadinya lakalantas. Bahkan, jika tak ekstra hati-hati, kendaraan bisa terperosok ke jurang.

Robet (33), warga Pagaralam mengaku, kondisi jalan sejak kepemimpinan walikota lama dengan yang baru saat ini, sepertinya belum ada terobosan untuk melakukan perbaikan akses jelan negara yng menghubungkan kota Pagaralam. Padahal, dengan akses darat ini merupakan vital untuk mendukung roda perekonomian masyarakat.
“Belum lagi Pagaralam merupakan tujuan wisata, namun sayang akses jalannya belum memadai, karena banyak yang rusak parah dan amblas, seperti kondisi jalan negara mulai dari perbatasan Indikat hingga Simpang Manna,” singgung dia.

Karena itu, diharapakan kepada pemerintah kota untuk segera menindaklanjuti melakukan perbaikan di sejumah akses jalan utama yang ada di Kota Pagaralam. “Kita mengharapkan pemerintah untuk cepat melakukan perbaikan jalan, salahsatunya di jalan negara,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Pagaralam, Hariyadi ST, melalui Plt Kabid Binamarga, Yudi mengakui, dirinya tak menampik kondisi jalan negara ditemui di beberapa titik ada yang rusak. “Mengenai upaya perbaikan jalan negara memang bukan tanggungjawab dari pemerintah kota, melainkan pusat. Kendati demikian, sudah kita usulkan untuk dilakukan perbaikan setiap tahunnya. “Seperti tahun ini, peningkatan jalan disertai dengan pelebaran jalan bakal direalisasikan, mulai dari Simpang Manna hingga Tegur Wangi, dengan radius sekitar 2 km yang dilakukan pusat (Kementerian PU, red) melalui Balai Besar Wialayah II,” jelas Yudi. (06/CE-V)

Previous 31.842 liter Minyak Ilegal Disedot Pertamina
Next Sabtu, Final Lomba Mewarnai Digeber