Jalan Amblas Berbulan-bulan Tidak Digubris


Foto: Adi/Pagaralam Pos Amblas: Kondisi jalan amblas yang sampai sekarang tak kunjung diperbaiki.
Foto: Adi/Pagaralam Pos
Amblas: Kondisi jalan amblas yang sampai sekarang tak kunjung diperbaiki.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Kondisi jalan raya penghubung Kabupaten Empat Lawang dan Povinsi Bengkulu, tepatnya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang amblas dan berlubang. Jalan raya tersebut juga jalan penghubung Kecamatan Sikap Dalam ke Kecamatan Ulumusi dan Pendopo barat.

Pantauan di lapangan, Sabtu (5/3), jalan tersebut sudah amblas hingga memakan separuh badan jalan. Panjang jalan amblas mencapai 4 meter, dengan kedalaman sekitar 1 meter. Warga setempat menancapkan tiang bendera menggunakan bambu dalam lubang jalan yang amblas. Kondisi tersebut membuat para pengendara, baik motor dan mobil harus terpaksa menurunkan kecepatan, mengingat badan jalan yang masih bisa dilewati selebar 1,5 Meter. Informasi yang dihimpun, amblasnya jalan terjadi sejak dua bulan terakhir, diduga amblas terjadi karena jalan tidak terlalu kuat, ditambah intensitas hujan yang tinggi membuat jalan kian parah.

“Mulanya kondisi jalan belum parah, tapi sejak dua bulan lalu kondisinya sudah kian parah. Lihatlah sendiri bagaimana kondisinya sekarang,” ungkap0 Dila (48), warga setempat, Sabtu (5/3).

Dila menyebut, kondisi jalan yang amblas rentan terjadi kecelakaan lalulintas. “Waktu itu memang ada motor yang masuk lubang, memang sering juga sih kendaraan yang terjebak di sana, biasanya malam hari,” akunya.

“Oi, payo benerilah jalan ini, saro mobel nak lewat, pacak membahayoke nyawo manusio kalu cak ini,” cetus salahsatu pengendara truk yang saat itu sedang melintas.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga, H Fauzi, melalui Sekretaris, Yusron Fauzi menyebut, pihaknya sudah mengetahui ada jalan amblas Desa Karang Anyar Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang. “Iya, jalan tersebut memang amblas,” katanya.

Yusron menyebut, pihaknya sudah memberikan laporan ke provinsi. “Kita sudah memberikan laporan ke provinsi, karena itu bukan kewenangan kita. Pihak provinsilah yang berwenang. Tapi kalau memang keadaanya darurat, kita bisa langsung tangani,” pungkasnya. (07/CE-V)

Previous Perihal Mutasi, Sekda Dipanggil KASN
Next Manisan Tomat Tembus Pasar Malaysia