Jalan Amblas 4 Meter, Pengendara Diminta Hati-hati Melintas


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
BERLUBANG: Permukaan badan Jl Lingkar Dusun Belumai, yang amblas dengan meninggalkan lubang besar, yang dapat menganggu aktivitas pengendara.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Bagi anda pengendara sepeda motor dan mobil. Nampaknya, harus lebih ekstra waspada, tat kala melintasi Jl Lingkar Dusun Belumai, Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan.

Sebab, salahsatu permukaan badan jalan, yang menurun dan tanjakan tak jauh dari Kantor Camat Pagaralam Selatan, terdapat lubang yang cukup besar, sehingga dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan pengendara.

Pantauan Pagaralam Pos, Rabu (14/1) pagi mendapati, bahwa badan jalan berlubang itu, memiliki diameter cukup besar, dengan kedalaman sekira 4 meter. Dengan permukaan jalan yang amblas ini, sudah barang tentu hanya terdapat sedikit saja, pinggiran jalan yang bisa dilintasi.

“Rasa khawatir pasti ada, bila melintas di Jl Lingkar Dusun Belumai ini, terlebih lagi dengan permukaan jalan yang berlubang cukup besar tersebut,” ujar Adi, salah seorang pengendara sepeda motor, kemarin.

Pengendara tak kalah cemas lagi, kata Adi, bila berkendara di malam hari, mengingat dengan fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), yang dinilai masih cukup minim sekitar lokasi, tentu menambah tingkat kecemasan pengendara.

“Takutnya, kalau mengendarai sepeda motor, tapi tidak menggunakan lampu, bukan tidak mungkin bisa membuat celaka pengendara itu sendiri, apabila sampai masuk ke dalam jalan berlubang tersebut, selaku pengendara kita minta pihak terkait, bisa cepat melakukan upaya perbaikan,” serunya.

Sementara itu, Camat Pagaralam Selatan John Hasman SIp MM melalui Sekcam Verizal mengimbau, kepada warga maupun pengendara, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat melintas di lokasi Jl Lingkar Belumai.

“Kerusakan badan jalan ini, sudah kita laporkan kepada pihak terkait, serta telah pula ditinjau ke lokasi. Rencananya, pada tahun 2020 ini, akan dilakukan perbaikan terhadap permukaan jalan amblas, yang diduga kuat terjadi, akibat diterjang aliran air, seiring dengan itensitas curah hujan tinggi di Kota Pagaralam,” pungkasnya. (Cg09)

Previous Bentuk Tim, Cari Pelatih yang Ideal untuk SFC U-18
Next Dibutuhkan Rp 75 M