Ini Ultimatum Saidi untuk Para Penunggak Sewa Kios


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
SEWA KIOS: Tim gabungan Disperindagkop, Polres Pagaralam, Sat Pol PP dan Satpam, tagih sewa kios pegadang di Pasar Dempo Permai, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Kepala Disperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam, Saidi Amrullah SSos MM mengaku cukup geram, kepada para pedagang yang belum bayar sewa kios pasar, termasuk membayar tunggakan tahun sebelumnya. Ia pun menegaskan akan mengambil langkah tegas.




“Penagihan retribusi sewa kios pasar Dempo Permai, sudah masuk ke tahap teguran kedua. Selain menegur dengan sifat persuasif, kita juga minta usahakan kepada pedagang agar membayar tunggakan tahun sebelumnya dan sewa kios pasar tahun berjalan,” terang Saidi.




Dalam penagihan sewa kios ini, kata Saidi, Tim Gabungan terdiri dari anggota Kepolisian, Sat Pol PP, Satpam dan Perindagkop terbagi dalam dua tim, menyebar satu per satu ke sejumlah kios ditempati pedagang, terutama yang belum bayar kewajiban tahunan, serta tunggakan pajak kios tahun sebelumnya.




“Kalau masih tidak ada itikad baik, terpaksa kita gembok secara paksa. Ini bentuk peringatan kepada pedagang, supaya mereka dapat melunasi kewajibannya, sesuai dengan tunggakan dan pajak tahun berjalan, tapi kalau melihat pengalaman tahun lalu, semua pedagang rata-rata mau membayar sewa kios,” paparnya.




Saidi menambahkan, dalam aksi penagihan sewa kios pasar, masih banyak menemukan kendala, mulai dari pemilik kios yang tidak ada ditempat, alasan surat pemberitahuan yang tidak sampai dan lain sebagainya. “Ya, silakan saja, tapi kan kita punya buktinya, termasuk juga ada pedagang yang sampai nunggak 6 tahunan. Semuanya, ada datanya kok di kita, kalau yang sudah nunggak 6 tahunan, kita minta ke padagang tersebut, untuk melunasi pajak sewa kios berjalan, termasuk juga tunggakan sebelumnya, sehingga tunggakkan pajak itu bisa berkurang,” imbuhnya.




Berapa besar jumlah tunggakan sewa kios yang belum tertagih ? Saidi menjawab, masih ada sekitar Rp200an juta sewa kios yang belum tertagih, sedangkan yang sudah di stor ke bank ada sekitar Rp568an juta. “Kita mengimbau kepada pedagang segera melaksanakan kewajiban bayar biaya sewa plus tunggakan,” harapnya. (09)

Previous Ulang Tahun ke-39, Ludi dapat Kado ‘Wah’ dari Rekan dan Karyawan
Next 65 Persen Pelajar di Pagaralam Sudah Jadi Perokok