Idul Adha, Penjual Kembang Tekor


Foto : Madhon/Pagralam Pos JUAL KEMBANG : Penjual kembang di TPU Padang Karet jajakan bunga kepada para penziarah, kemarin.
Foto : Madhon/Pagralam Pos
JUAL KEMBANG : Penjual kembang di TPU Padang Karet jajakan bunga kepada para penziarah, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Tidak begitu ramainya masyarakat Pagaralam, yang hendak berziarah di puncak hari raya Idul Adha 1437 H tahun 2016, menjadikan penjual kembang di kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Simpang Padang Karet, Kelurahan Besemah Serasa, Kecamatan Pagaralam Selatan lesu darah.

Bahkan tak sedikit dari penjual kembang malah tekor, lantaran modal yang telah dikeluarkan untuk membeli kembang, belum sebanding dengan keuntungan yang didapatkan selama beberapa hari menggelar dagangan. “Sedikit sepi penjualan kembang di Idul Adha tahun ini, jika dibanding dengan penjualan kembang di Idul Adha dan Idul Fitri tahun lalu, mampu menjual ratusan bungkus kembang setiap harinya,” ungkap Sulasi (64), pedagang kembang di TPU Simpang Padang Karet, kemarin.

Sepinya penjualan kembang ini kata Sulasi, kemungkinan besar lebih disebabkan karena masyarakat, yang tinggal di luar Kota Pagaralam sebagian besar tidak pulang ke kampung halaman, dengan demikian tentu saja berdampak pada jumlah penziarah ke TPU Simpang Padang Karet ini. “Jumlah penziarah cendrung berkurang, sangat berdampak terhadap keuntungan kita dari menjual kembang, bahkan modal saja kerap tidak pulang. Untuk menjual kembang kita harus merogoh kocek Rp400.000, sekarang bisa di bilng belum kembali modal,” ucapnya.

Senada diungkapkan Sunarti, pedagang kembang lainnya, telah empat hari menjual kembang, tapi penjualan masih begini-begini saja. “Dua hari belakang hanya 20 bungkus kembang laku terjual,” katanya. (09)

#baca berita selengkapnya…..terbit 13 september 2016#

Previous Mauris nec ante dignissim finibus sapien sed
Next Kejari Awasi Penggunaan Dana Desa