Ibu Bayi Malang Masih Berstatus Pelajar


Foto: Adi/Pagaralam Pos Periksa: Mawar, ibu bayi malang saat diperiksa Unit PPA Polres Empat Lawang, kemarin.
Foto: Adi/Pagaralam Pos
Periksa: Mawar, ibu bayi malang saat diperiksa Unit PPA Polres Empat Lawang, kemarin.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Penemuan sesosok bayi yang menggegerkan warga di Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo pada Jum’at malam (1/1), pelakunya sudah terungkap. Pelakunya tak lain adalah ibunya sendiri, sebut saja Mawar (nama samaran) yang masih berusia 16 tahun, serta masih duduk di bangku kelas X di salahsatu SMA Negeri di Kabupaten Empat Lawang.

Kemarin (4/1) anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) SatReskrim Polres Empat Lawang, menjemput pelaku di kediamannya di Desa Gunung Meraksa Baru, untuk diamankan dan diproses lebih lanjut oleh penyidik di Mapolres Empat Lawang.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka SIk, melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriatna SH menjelaskan, kasus ini menjadi atensi dan dalam waktu dua hari pelakunya bisa terungkap. Pelaku pembuang bayi ternyata ibunya sendiri, yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar SMA kelas X.

“Proses kehamilan selama sembilan bulan tidak diketahui oleh orangtua pelaku dan tidak terlihat bahwa pelaku sedang hamil. Saat di sekolah, kandungannya juga tidak terlihat, karena pelaku menggunakan pakaian yang longgar,” ujarnya.

Nanang mengungkapkan, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap pelaku mawar dengan pacarnya berinisial Fi (20), warga Kecamatan Muara Pinang. Pelaku sudah kenal dengan Fi sejak SMP dan berpacaran sekitar setahun, lalu pelaku sekolah di SMA yang sama dengan pacarnya Fi.

“Pelaku melahirkan sendirian di belakang rumah pukul 22.00 WIB, tanpa ada bantuan siapapun. Dia merasakan di perutnya lalu ke belakang, mengedan untuk mengeluarkan bayi tersebut. Bayi tersebut lantas dia bungkus dengan plastik dan diletakkannya di belakang rumah warga, sekitar 100 meter dari rumahnya,” ungkap Nanang. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku Fi yang berada di Bogor‎. (07/CE-V)

Previous Masih Banyak PNS Keluyuran di Jam Dinas
Next Pembukaan Ruang Sekda Libatkan FKPD