Harga Jeblok Rp500/Kilogram, Sayuran Ini Dibiarkan Membusuk


PAGARALAM POS, Pagaralam – Sudah jatuh tertimpa tangga. Ungkapan ini rasanya tepat untuk mengambarkan situasi yang dihadapi Jumirin (57), petani sawi di Dusun Gunung Agung Pauh, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara.




Ketika dia panen, harga sawi jeblok. Bersamaan dengan itu, hama ulat pun menyerang. Jumirin terpaksa membiarkan tanaman sawinya membusuk. Ditemui di tengah lahan miliknya, Rabu (17/10), Jumirin menyebutkan, harga sawi terpuruk dikisaran Rp500/kilogram.




Dia mengaku, penurunan harga sawi ini persis pada saat dia hendak panen. “Padahal, sebulan lalu, harga sawi sempat Rp5 ribu/kg,” keluh petani yang bermukim di Dusun Baru Kelurahan Bumi Agung ini.




Persoalan tak hanya itu saja. Jumirin yang sudah belasan tahun bercocok tanam sayur ini mengungkapkan, tanaman sawi miliknya sekitar setengah hektar, diserang hama bambang. Serangan ini membuat daun sawi menjadi keriting lalu membusuk. “Hama bambang bertelur di pokok sawi. Ketika menetas jadi ulat. Ulat inilah yang menggerogoti batang dan daun sawi,” tuturnya. (11)

Previous Ubah Zona Paling Merah Bahaya Narkoba Jadi Zona Hijau
Next Dwi Hartono Jabat Kapolres Lubuklinggau