Gudang Miras tak Kantongi Izin


Foto : gusti/Pagaralam Pos
TAK BERIZIN : Bangunan ruko lokasi penyimpanan miras yang digerebek aparat Polres Pagaralam, ternyata tak berizin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Bangunan ruko 4 pintu di kawasan Simpang Manak, Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan, yang digerebek aparat Polres Pagaralam, Rabu (5/12) karena menyimpan ribuan botol minuman keras (miras), ternyata tak kantongi dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB).




Perihal bangunan ruko tak berizin di Kota Pagaralam, diakui Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP TK) Kota Pagaralam, Karudin, melalui Kabid Perizinan, Yodi Hendri Skom, disinyalir masih banyak. “Masih banyak yang belum (miliki izin). Setelah kita koordinasikan dengan tim teknis dilapangan, ternyata bangunan ruko di kawasan Simpang Mana, gudang penyimpanan miras tersebut, belum ada IMB nya,” ungkapnya, kemarin.




Lanjut Yodi, dalam pendataan ke lokasi, pihaknya belum mendapatkan informasi jelas bangunan tersebut punya siapa, berapa lama sudah dibangun. Mengenai pengawasan bangunan usaha seperti ruko, gudang dan tower, pihak Dinas Perizinan sebatas penyelenggara pelayanan sebagaimana diatur dalam Permendagri No 138 tahun 2017. Sebenarnya ada tim teknis yang dilibatkan sebagaimana diatur dalam Perwako, seperti pihak kelurahan, kecamatan, Sat Pol PP dan pihak lainnya. “Kendati demikian, pengawasan tetap dilakukan oleh pihak perizinan. Namun untuk eksekusinya melibatkan tim,” terangnya.




Ditambahkan Pjs Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagaralam, Joni SE MM melalui Kabid Penataan Penataan Perlindungan, Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH), Bonsen Hendi ST, untuk pembangunan usaha, semisal ruko harus memiliki izin lingkungan. “Pembangunan gedung usaha harus memiliki izin lingkungan, seperti halnya dengan pembangunan usaha penginapan yang sebelumnya diterbitkan dokumen izinnya berupa SPPL,” jawabnya. (06)

Previous Program Pro Masyarakat Mempengaruhi IPM
Next Aparat Dengan Warga Nyaris Bentrok