Gelar OT Malam Hari, Kades Siap-siap Dipanggil


Foto : Heru/Pagaralam Pos
JABAT TANGAN : Bupati Lahat, Cik Ujang SH, saat berjabat tangan dengan anggota DPRD Lahat di ruang sidang paripurna, Rabu (4/12).

PAGARALAM POS, Lahat – Bupati Lahat, Cik Ujang SH, nampaknya sudah mengambil keputusan terkait acara hiburan Orgen Tunggal (OT red). Cik Ujang berpendapat, demi ketertiban dan keamanan masyarakat Lahat, OT bakal dilarang tampil pada malam hari. “Soal OT ini sudah dibahas, dari unsur forkopimda hingga Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Lahat, Chozali Hanan saja sepakat, OT hanya boleh siang hari saja,” kata Cik Ujang, Rabu (4/12).

Menurutnya, keputusan itu diambil demi kebaikan masyarakat banyak. Agar tidak ada lagi warga Lahat yang jadi korban. Seperti kejadian di Kecamatan Jarai, dan Kikim beberapa waktu lalu. Namun dirinya juga tidak menyalahkan hal itu akibat pengusaha OT. Kejadian itu bahkan terjadi akibat masyarakat yang tidak terima, jika hiburan OT tiba-tiba dihentikan padahal hari sudah malam. “Ini masyarakatnya mala yang mengancam, melempari OT, jika acara OT tiba-tiba dihentikan. Kalau masih ada, nanti Kadesnya kita panggil. Bila perlu ADD nya yang dari Pemkab Lahat, kita pending dulu pencairannya,” tegas Cik Ujang.




Sementara, Chozali Hanan mengatakan, hasil rapat dengar pendapat (RDP) bersama komunitas OT beberapa waktu lalu, jadi bahan kajian dan pertimbangan unsur pimpinan DPRD Lahat, dan Bupati Lahat. Peraturan daerah tentang OT ini, tahun 2020 harus sudah ketok palu. “Kita dengar dulu pandangan dari fraksi-fraksi. Nanti fraksi inilah yang akan menyampaikan hasilnya,” kata Chozali Hanan. (her18)

Previous Bentuk Tim Terpadu, Ambil 3 Langkah Antisipasi
Next Joncik Berangkatkan 40 Jamaah Umroh