Fraksi Penuh Setelah Berkali-kali Pemilu


Foto: Dok/Pagaralam Pos SUKSES: (Dari kiri ke kanan) Anggota DPRD Pagaralam dari PKS Nopran Edwin, Abdul Fikri, dan Firmansyah.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus mengikuti empat kali Pemilu untuk bisa membentuk fraksi penuh di DPRD Pagaralam. Ini artinya perjuangannya tidak mudah, mesti sabar menunggu waktu.

Data yang dihimpun Pagaralam Pos menyebutkan, pada Pemilu 2004 dan 2009, PKS Pagaralam tak bisa berbicara banyak. Barulah pada Pemilu 2014 PKS bisa menempatkan kadernya di Gunung Gare. Saat itu PKS menempatkan dua kadernya sebagai dewan yakni Abdul Fikri Yanto SThI MAg dan Kadino SPdI. Fikri dari Dapil Zona Dempo, dan Kadino Dapil Pagaralam Selatan

Meskipun demikian saat itu PKS tak bisa membentuk fraksi penuh sendiri karena terbentur syarat jumlah yakni minimal tiga orang. Karenanya saat itu PKS bergabung dengan PKPI, dan Hanura untuk membentuk fraksi gabungan. Fraksi ini dinamai Nurani Keadilan.

Lima tahun kemudian, pada Pemilu 2019, PKS menempatkan tiga kadernya sekaligus yakni Fikri, Nopran Edwin SPd, dan Firmansyah. Fikri adalah anggota dewan petahana. Sementara Edwin dan Firman adalah ‘pendatang’ baru. Maka, PKS pun bisa membentuk fraksi penuh sendiri, tak lagi bergabung dengan partai lain. Ditambah Dedi Irawan Gumay SH anggota dewan dari PAN, komposisi anggota F-PKS kini semakin kuat.

Dengan demikian di DPRD Pagaralam periode 2019-2024 ada enam fraksi. Yakni F-PKS, F-Nasdem, F-Golkar, F-PDI Perjuangan, F-Gerindra, dan F-Gabungan. Kedudukan fraksi-fraksi ini sejatinya sangat kuat. Ini karena setiap pandangannya wajib dijawab oleh eksekutif. “Fraksi harus memperjuangkan kepentingan rakyat,”kata Ketua F-PKS Abdul Fikri Yanto. (Pid11)

Previous Berlakukan Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
Next Pinta Pengendara Patuhi Peraturan Lalin