F-PKS Tolak RUU HIP


Foto : Dok/Pagaralam Pos Nopran Edwin

PAGARALAM POS, Pagaralam – Fraksi PKS DPRD Pagaralam menolak rancangan undang-undang (RUU) haluan ideologi Pancasila (HIP). RUU ini dikhawatirkan akan memunculkan ‘efek samping’ yang tak baik bagi bangsa dan negara Indonesia. “Pancasila itu sudah baku. Jangan diotak-atik lagi,”kata anggota F-PKS DPRD Pagaralam Nopran Edwin SPd, saat dihubungi Pagaralam Pos kemarin (28/7).

Dikatakan Edwin, dalam RUU HIP ini ada semangat untuk mengepras jumlah sila Pancasila menjadi tiga dan bahkan satu saja. Ini tak sejalan dengan nilai-nilai sila dalam Pancasila yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Maka, lanjut Edwin, bila jumlah sila dikepras, otomatis ada perubahan makna. “Dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa hingga Keadilan Sosial, semuanya berkaitan. Tidak mungkin hanya ada satu sila kelima saja misalnya,”ucapnya.

‘Efek samping’ selanjutnya menurut Edwin adalah, pembukaan UUD 1945 juga akan berubah. Sebabnya, dalam pembukaan ini jelas dituliskan lima sila dalam Pancasila. Bukan tiga atau satu sila saja. Maka, ada pelanggaran konstitusional bila Pancasila diubah. Sebab, pembukaan UUD 1945 telah disepakati tak dapat diubah.

Itulah sebabnya Edwin menyatakan, F-PKS dari pusat hingga daerah sepakat menolak RUU HIP tersebut. Ia pun meminta, supaya pembahasan RUU ini tak diteruskan. “F-PKS akan terus memantau perkembangan RUU ini,”pungkas wakil rakyat dari Dapil PAS ini. (Pid11)

Previous Program Rehab RTLH Diawasi Ketat
Next Kurban Kerbau Untuk Warga SAD