Enam Bulan Perangkat Desa Tidak Gajian


PAGARALAM POS, Empat Lawang – Perangkat Desa di Kabupaten Empat Lawang, belum menerima gaji selama 6 bulan, terhitung sejak Januari hingga Juni 2020. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang, Agus Rochmad Basuki melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes), Agusman Mulyadi, kemarin.

Meski demikian kata Agusman, ada kabar baik menyangkut pencairan gaji Kades beserta perangkatnya di Kabupaten ini. Sebab, pihaknya sudah menerima informasi dari Badan Pengelolaan Kuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Empat Lawang, bahwa BPKAD Empat Lawang, sudah siap menerima berkas dari Pemdes, yang akan mengurus gaji Kades beserta perangkatnya. “Soal gaji Kades, kita sudah infokan ke Kades, bahwa BPKAD Empat Lawang, sudah bisa menerima berkas pengurusan gaji Kades dan Perangkat,” kata Agusman.

Dikatakannya, gaji Kades dan Perangkat Desa yang sudah bisa diurus, berdasarkan informasi BPKAD Empat Lawang yang pihaknya terima, adalah gaji Kades beserta Perangkat dari Januari, Februari dan Maret 2020 saja. Untuk gaji bulan April, Mei dan Juni, belum bisa dicairkan. “Karena infonya begitu, maka kita sampaikan informasinya segitu. Tidak tahu kita permasalahannya apa,” ungkap Agusman.

Terpisah, Kepala BPPKAD Empat Lawang, M Daud membantah terkait isu yang berkembang yang menyebutkan Kas Daerah (Kasda) kosong. “Bukan kosong, Kasda kita ini tidak bisa memenuhi seluruh permintaan pembayaran. Dalam minggu ini sudah ada pencairan, tapi untuk yang prioritas terlebih dahulu,” kata Daud, baru-baru ini.

Daud menjelaskan, penyebab tidak dapat terpenuhinya semua permintaan pembayaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan belanja langsung, karena transfer dari pusat seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) tidak sesuai harapan.
“Jadi saat ini, jika ada dana yang masuk akan kita distribusikan langsung. Namun dana yang masuk ini tidak sesuai dengan harapan sehingga tidak bisa memenuhi semua permintaan pembayaran tadinya,” ungkap Daud. (Ac07/CE-V)

Previous PT SBWP Kangkangi Putusan MA
Next Kembali, Muratara Raih Penghargaan Opini WTP