Edison Minta Pembangunan Desa Berinovasi


Foto : Adi/Pagaralam Pos
ARAHAN : Sekda Empat Lawang H Edison Jaya ketika memberikan arahan pada saat membuka kegiatan pembinaan tatakelolah keuangan desa yang akuntabel dan tranparan dalam mewujudkan Desa yang otonom mewujutkan Empat Lawang MADANI

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Pemerintah Desa (Pemdes) di seluruh wilayah Kabupaten Empat Lawang, diingatkan kembali agar berinovasi dalam melaksanakan pembangunan di wilayah desanya.

Hal tersebut disampaikan Sekda Empat Lawang, H Edison Jaya saat mebuka kegiatan pembinaan tatakelolah keuangan desa yang akuntabel dan tranparan dalam mewujudkan desa yang otonom mewujutkan Empat Lawang MADANI, Selasa (26/11).

Pada kesempatan di acara pembukaan kegiatan yang digelar di aula Hotel Kito Tebing Tinggi tersebut, Sekda Edison mencontohkan pembangunan jalan setapak. Dia yakin untuk pembangunan jalan setapak sudah cukup bagi desa karena sudah tidak ada lagi tempat membangun jalan setapak itu karena jalan sudah semuanya dibangun. “Makanya, saya sarankan agar desa berani berinovasi. Selama inovasi itu tidak menyalahi aturan yang berlaku, maka itu sah-sah saja,” sebutnya.




Meski demikian, Sekda menyebut pentingnya pelaporan dan tata kelolah keuangan di desa. Desa lanjut dia, harus pandai memanajerial itu, sehingga pengeluaran keuangan di Desa sekecil apapun, dapat dibuktikan jika itu tidak menyalahi rencana tata kelolah keuangan di Desa. “Seperti pembangunan BUMDes, harus jelas pelaporannya, badan hukumnya bagaimana dan termasuk kepemilikan, apakah BUMDes adalah milik desa atau milik kades. Sehingga, ketika ada jabatan kades berikutnya akan menjadi jelas kepemilikan BUMDes itu sendiri,” urainya.

Sekda kembali melanjutkan, pelaporan yang akurat terhadap penggunaan keuangan di desa merupakan keharusan. Diapun menginggatkan, jika penggunaan keuangan negara harus tepat sesuai perencanaan dan waktu sasaran. “Oleh karena itu, saya berharap adanya kegiatan pelatihan ini dapat dimanfaatkan kades dengan sebaik-baiknya,” kata dia. (07)

Previous Tangkal Masuknya Paham Radikalisme
Next Cik Ujang: Perusahaan Harusnya Malu