DPRD Desak Perda Buta Aksara Al Qur’an


PAGARALAM POS, Pagaralam – Fraksi Keadilan DPRD Kota Pagaralam mendesak Pemkot Pagaralam membentuk Peraturan Daerah (Perda) Buta Aksara Al Qur’an. Pasalnya, di Kota Pagaralam masih cukup banyak generasi muda yang belum bisa membaca Al Qur’an.

Juru Bicara Fraksi Keadilan Kasno Pandri Tohari menuturkan, pihaknya sangat prihatin melihat anak-anak terutama generasi penerus yang belum bisa membaca Al Qur’an. Pasalnya, sesuai dengan visi dan misi Kota Pagaralam bernuansa islami, pentingnya bisa baca Al Qur’an. “Kami mendesak agar Pemkot Pagaralam membentuk Perda Bebas Buta Aksara Al Qur’an. Dengan begitu, nilai islami di Kota Pagaralam akan lebih kental,” katanya.

Senada dikatakan Politisi Partai PKS Ustadz Kadino, penerapan bebas buta aksara Al Qur’an sangat penting. Dimana, nantinya di sekolah-sekolah untuk bisa masuk harus bisa baca Al Qur’an. Hal inilah yang nantinya bisa membentuk karakter anak didik yang islami. “Selama ini, jarang sekali untuk ujian masuk sekolah bisa baca Al Qur’an. Hanya sekolah tertentu saja. Kedepan, untuk sekolah negeri siswa yang akan masuk harus bisa baca Al Qur’an,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Plh Sekda Kota Pagaralam Yapani Rahim mengatakan, pihaknya sudah menerapkan untuk bebas buta aksara Al Qur’an yakni memberikan insentif bagi ustadz/ustadzah. “Kita harapkan, Kota Pagaralam akan tetap islami, sehingga hadir hafiz/hafizah yang mampu mengharumkan nama baik Kota Pagaralam,” harapnya. (08/CE-V)

Previous Bawa Senpira dan Sajam, Bujangan Dicangking
Next Dewan Sesalkan Kepala SKPD tak Hadiri Paripurna