Ditemukan Menhir Berukir


Foto: Madhon/Pagaralam Pos MENHIR: Warga Dusun Tebat Gunung memperlihatkan kondisi menhir berukir yang ditemukan, kemarin.
Foto: Madhon/Pagaralam Pos
MENHIR: Warga Dusun Tebat Gunung memperlihatkan kondisi menhir berukir yang ditemukan, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Warga yang tinggal di Dusun Tebat Gunung, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, menemukan batu berukir yang diduga merupakan menhir, di ataran sawah Sarang Dale, Kelurahan Kance Diwe.

Penemuan benda diduga Menhir ini pertamakali dilihat oleh April Sarmawi (45), warga Dusun Tebat Gunung, Kelurahan Lubuk Buntak yang hendak melakukan pembersihan sawah dari rumput ilalang. “Begitu hendak menebas rumput ilalang, tiba-tiba ujung mata pisau tepat mengenai benda keras. Setelah rumputnya dibersihkan, barulah terlihat dua buah batu tegak lurus, satu kecil dan satunya besar,” ujar Sarmawi bercerita.

Sarmawi yang saat itu diliputi rasa penasaran, kemudian membersihkan batu dan melihat adanya ukiran aneh, berbeda jauh dengan ukiran di batu pada umumnya. “Jika melihat dari ukiran di batu itu diduga cukup bersejarah, bisa juga menandakan orang yang terhormat dan memiliki kekuasaan pada masa itu, terlebih lagi di wilayah Kecamatan Dempo Selatan ini,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, bila diamati dengan seksama ukiran yang ada di batu ada kemiripan dengan ukiran atau lambang Besemah di rumah-rumah baghi. “Kita jelas sangat heran dan belum begitu mengetahui apa makna yang terdapat di ukiran batu ini. Kepada pihak terkait, kami berharap agar dapat meneliti dan memperhatikan hal ini, sehingga sejarah di balik ukiran batu tersebut dapat terungkap. Apakah ada hubungannya dengan nenek moyang di wilayah ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Juru Pelihara (Jupel) Situs Meghalit Tebing Tinggi, Awang Kenantang, saat dikunjungi wartawan koran ini di kediamannya mengatakan belum mengetahui secara persis akan keberadaan batu berukir tersebut. “Belum mengetahui dan justru baru
tahu sekarang ini,” akunya.

Ketika coba dilihatkan foto batu berukir itu Awang menerangkan, secara visual batu berukir itu diduga kuat merupakan menhir berada pada zaman perundagian sekitar 2.000 tahun sebelum masehi. “Melihat seni pahat ukir di batu ini, kita menduga kuat ini adalah menhir,” tandasnya. (09/CE-V)

Previous Isu Mutasi Pejabat Mulai Bergulir
Next Pengelolaan TPA Perlu Operasional