Direktur PT LPPBJ Dikurung Kejari Lahat


PERIKSA : Direktur PT Lahat Pulau Pinang Bara Jaya (PT LPPBJ) M Darmansyah (45), diperiksa di Kejari Lahat, Senin (11/1).

PAGARALAM POS, Lahat – Direktur PT Lahat Pulau Pinang Bara Jaya (PT LPPBJ) Muhammad Darmansyah (45), akhirnya digiring ke Kejari Lahat. Bos batubara yang selama ini dikenal hebat dalam urusan loby-meloby, akhirnya ditetapkan tersangka, setelah berkasnya dinyatakan P-21 oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI).
Hasil penyidikan Bareskrim Polri menunjukan, jalan Hoaling perusahaan pengeruk Batu Bara ini, masuk dalam kawasan hutan lindung. Tidak tanggung tanggung, selama 2 tahun terakhir perusahaan yang beroperasi di Desa Geramat, Kecamatan Merapi Selatan itu terus melakukan perambahan hutan, hingga merusak sarana dan prasarana perlindungan hutan.
“Perusahaan terjerat Pasal 89 ayat (1) Jo. Pasal 17 ayat (1) dan atau Pasal 97 ayat (1) atau ayat (2) Jo Pasal 25 UU Nomor 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Lahat, Fithrah SH MH, Senin (11/1).
Fithrah menambahkan, luasan Hutan Lindung yang dirusak PT LPPBJ sepanjang 1,3 KM dan lebar 7 meter. Kejari Lahat telah menerima berkas penyerahan barang bukti, dan tersangka dari tim penyidik Bareskrim Polri untuk ditahan selama 20 hari sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lahat. “Baru ditetapkan 1 tersangka, yakni Muhammad Darmansyah. Selain karena merambah, juga bermasalah terkait dokumen perusahaan,” tegasnya. (her18/Mg01)

Previous Kawasan Pemukiman Tengah Kota Terkesan Kumuh
Next Bantuan Pelaku UEP Disalurkan