Dinkes Turunkan Timkes Kunjungi Aldo


Foto : Adi/Pagaralam Pos
KUNJUNGI: Tim dari Dinkes ketika berkunjung ke kediaman Aldo

*Diagnosa Sementara Tetanus dan Meningitis
PAGARALAM POS, Empat Lawang
– Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya anak yang masih berumur satu tahun mengalami kejang-kejang akibat sering step karena demam panas tinggi.

Seperti diberitakan kemarin, seorang anak yang masih berumur 1 tahun, bernama Aldo buah pasangan Iwan dan Ayu, warga Kampung Sungai Lidi Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, sudah lima bulan terkapar di pembaringan bahkan sampai sekarang masih menderita sakit. Aldo menderita demam panas tinggi, bahkan tak jarang akibat demam panas tinggi tersebut, dia mengalami step berulang-ulang, hingga pihak keluarga bahkan tetangga miris melihat saat penyakitnya kambuh.




Berat badan Aldo yang semula normal saat ini hanya berkisar 7 kg saja. Padahal semula hanya mengalami panas tinggi biasa namun sekarang demam tidak berhenti dan badan menjadi kaku dan kejang-kejang.”Begitu ada laporan kemarin, kita langsung utus staf dari Dinkes untuk mendatangi rumah anak tersebut,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Sulni SH melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular, M Junaidi saat dibincangi wartawan, Rabu (13/11).

Dari hasil kunjungan tersebut, pihaknya dapat memastikan jika anak tersebut bukan lumpuh layu. Ada kemungkinan, anak tersebut mengalami gejala tetanus atau bisa jadi kena penyakit Meningitis atau infeksi selaput otak.”Masih perlu pemeriksaan lebih lanjut apa pastinya sakit anak tersebut. Untuk pastinya, perlu pemeriksaan Lab lebih jauh,” jelasnya.

Dia mengakui, kondisi anak tersebut sangat memprihatinkan. Kondisi anak yang kejang, akan membuat siapa saja akan terenyuh melihatnya. “Kita akan coba komunikasikan dengan pihak terkait untuk menolong anak ini. Kabar yang saya terima, keluarga anak ini juga tidak ada Kartu Keluarga juga dokumen admistrasi kependudukan lain, karena belum dibuatkan,” katanya.




Dijumpai terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Bambang Irawan melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, M Kodrimalisi mengaku sudah mendapat laporan terkait adanya anak yang sakit dan orang tuanya tidak mampu mengobati karena tidak ada biaya.”Saya perlu mengkomunikasikannya dulu dengan Dinkes. Infonya masih ada kuota untuk membuatkan Kartu Indonesia Sehat. Pembuatan kartu itu syaratnya cukup mudah, cukup KTP, KK dan Surat Pernyataan,” jelasnya.

Terkait dokumen administrasi kependudukan orang tua Aldo, Kodri menjelaskan jika itu sudah dibuatkan tapi KTP yang didapat masih KTP sementara. “Kita berharap, warga yang miskin seperti ini dapat dijemput bola pembuatan KTP-nya. Jika sudah ada KTP tentu akses layanan lain bisa diurus,” jelasnya. (07)

Previous Lotre Berkedok Jajanan Kembali Menjamur
Next Miris, Satu Sekolah Tidak Bisa Mengaji