“Digoda” Oknum Caleg, KPU Tegaskan Netral


Foto: Pidi/Pagaralam Pos PEMINDAIAN: KPU Kota Pagaralam melakukan proses pemindaian lembar formulir C1 TPS. Hasil pemindaian ini langsung dikirimkan ke KPU Pusat di Jakarta
Foto: Pidi/Pagaralam Pos
PEMINDAIAN: KPU Kota Pagaralam melakukan proses pemindaian lembar formulir C1 TPS. Hasil pemindaian ini langsung dikirimkan ke KPU Pusat di Jakarta

*Tutup Celah Kecurangan, Formulir C1 TPS Dipindai

 

PAGARALAM POS, Pagaralam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam, mengaku sering dihubungi oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) berkaitan dengan proses rekapitulasi penghitungan suara. Namun demikian, lembaga independen penyelenggara pesta demokrasi rakyat ini menegaskan, tidak terpengaruh ataupun tergoda sedikitpun dan dengan tegas menolak apapun bentuk tawaran yang ada.

“Ada oknum Caleg yang menghubungi lewat telepon ataupun pesan singkat, dengan iming-iming sesuatu kepada kita. Namun KPU tidak akan tergoda sama sekali. KPU Pagaralam tetap tetap independen dan Netral, serta tak bisa dipengaruhi oknum Caleg manapun,” tegas Ketua KPU Kota Pagaralam Hendri SE, melalui Komisioner Divisi Hukum Yenli Elmanoferi SE MM dan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Rahmat Qori Setiawan Amd, ditemui kemarin (11/4).

Yenli mengatakan, KPU sama sekali tidak bisa dan tak akan pernah mengubah hasil penghitungan suara yang saat ini masih dalam proses rekapitulasi di tingkat panitia pemungutan suara (PPS). Sebab, suara itu merupakan perwujudan dari hak rakyat yang telah disalurkan pada 9 April lalu.

Sebagai bukti komitmen kuat KPU untuk tetap independen dan tak terpengaruh itu, KPU lanjutnya, saat ini sedang melakukan proses scanning (pemindaian) terhadap lampiran model C1 yang sudah diterima dari tempat pemungutan suara (TPS). Hasil pemindaian ini nantinya akan langsung ke KPU Pusat di Jakarta.

“Jika sudah dikirimkan ke KPU Pusat artinya tidak akan bisa lagi melakukan kecurangan-kecurangan. Sebab, datanya sudah dikirimkan ke Pusat. Artinya, data di KPU Pagaralam sama dengan data di KPU Pusat. Jika sudah sama, artinya pintu kecurangan sudah ditutup rapat-rapat. Dijamin, tidak akan ada kecurangan,” tegasnya.

Karena itu, dirinya meminta agar seluruh warga untuk tidak berpandangan negatif dengan KPU Kota Pagaralam. Dengan adanya pemindaian itu, merupakan jawaban bahwasanya KPU Kota Pagaralam tetap berada dalam track (jalur) yang benar. “Silakan cek saja kesinkronan data dari KPU Pagaralam dengan KPU Pusat,” pintanya.

Lebih lanjut dikemukakannya, sampai dengan saat ini KPU Kota Pagaralam belum menetapkan hasil penghitungan suara. KPU Kota Pagaralam masih menunggu hasil rekapan suara dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Sedangkan, rapat pleno KPU sendiri dijadwalkan pada 19 – 21 April mendatang. “Ini yang harus dipahami seluruh pihak. KPU belum menetapkan hasil penghitungan suara Pileg 2014. Nanti, waktu dan jadwalnya sudah ada,” tegasnya lagi.

Ditambahkan Kasubag Program dan Data, Ramadansyah, didampingi Operator Sistem Hitung (Situng) Suara, Bobi Irawansah, pihaknya hanya diberikan waktu KPU Pusat selama 8 hari untuk mengirimkan hasil pindaian lampiran formulir C1 TPS. Mayoritas TPS di lima Kecamatan sudah mengirimkan lampiran formulir C1 ke KPU Pagaralam.

Selain untuk menghindari kecurangan, menurut Ramadan, pengiriman hasil pindaian lampiran formulir C1 itu juga untuk menghindari terjadinya kekeliruan penghitungan suara. Apalagi ujarnya, KPU Kota Pagaralam tak memiliki sistem penghitungan suara online  seperti halnya pada Pemilukada Pagaralam 2013 lalu.

“Ditargetkan besok (hari ini), proses pemindaian akan selesai. Kita masih menunggu TPS yang belum mengirimkan datanya kepada kita. Nantinya, data hasil kiriman kita itu akan ditampilkan di website resmi KPU Pusat. Semua warga bisa melihatnya,” pungkasnya. (11/CE-V)

Previous Penerbangan Normal, Penumpang Full
Next 33 Koli Logistik UN Tiba