Digerebek Polisi, Aliyan Sembunyi di Bak Mandi


FOTO: jpnn CURAS: Tersangka Aliyan saat diamankan setelah dibekuk tim Tekab Polres Muaraenim.
FOTO: jpnn
CURAS: Tersangka Aliyan saat diamankan setelah dibekuk tim Tekab Polres Muaraenim.

PAGARALAM POS, PALI – Sempat melarikan diri selama tiga bulan atas aksi pembacokan, akhirnya tersangka Aliyan (40), berhasil diringkus Jajaran Unit Reskrim Polsek Talang Ubi bersama Team Kekerasan Anti Bandit (Tekab) Polres Muara Enim, setelah sempat bersembunyi di dalam bak mandi rumahnya yang digerebek petugas kepolisian.

Dari informasi yang dihimpun, pengerebekan itu sendiri berlangsung Kamis (29/1) sekitar pukul 01.00 WIB, di rumah tersangka di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), ketika tersangka sedang tidur bersama isteri mudanya. Namun, melihat seluruh anggota telah mengepung rumahnya dan memanggil tersangka untuk keluar, membuat dirinya langsung bersembunyi dalam bak air di kamar mandinya, yang disusul oleh pendobrakan jendela rumah dan menemukan tersangka.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK MSi, melalui Kapolsek Penukal Abab, AKP Indrowono SH mengatakan, bahwa tersangka sudah tiga bulan menjadi target operasinya (TO), sesuai dengan LP/B/219/X/2014/Sumsel/Res Muara Enim/Sek P Abab dan selalu lolos saat dilakukan pengerebekan pihaknya di tempat persembunyian tersangka. “Sudah beberapakali kita gerebek, tapi tersangka selalu lolos. Namun kali ini tersangka tidak bisa berkutik lagi, saat kita grebek di rumahnya. Tersangka akan kita kenakan pasal 351 KUHP atas penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban, hingga meyebabkan cacat,” terangnya.

Sementara korban Mijo mengatakan, bahwa dirinya harus mengalami cacat di telapak
kaki kanannya. Dan harus kehilangan kedua jari kakinya. “Aku sangat tidak ikhlas atas kejadian itu. Kaki aku dikapaknyo sampai belah dan keduo jari kaki aku harus hilang pak. Dan sekarang aku mengalami cacat permanen,” katanya.

Sedangkan tersangka Aliyan mengatakan, setelah dirinya melakukan pembacokan tersebut, dirinya langsung melarikan diri ke Kabupaten Banyuasin. “Aku langsung kabur ke Banyuasin, di dusun Pilip untuk sembunyi. Ini aku balik lagi setelah tigo bulan,” akunya. (ebi/jpnn/CE-V)

Previous Dua Pelaku Curanmor Nyaris Dibakar
Next Sindikat SIM Palsu, Berkedok Percetakan