Desa Tunggul Bute, “Bute” Internet


Foto : Heru/Pagaralam Pos
MELIHAT : Tampak anak-anak di Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Lahat, sedang melihat gadget milik tamu Desa.

PAGARALAM POS, Lahat – Pesatnya perkembangan teknologi saat ini, rupanya belum sepenuhnya dinikmati warga Kabupaten Lahat. Bahkan ada ratusan warga yang bute (buta, red) akan teknologi, pasalnya jaringan internet belum bisa menembus ke dalam pelosok Desa.




Seperti yang terjadi di Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Lahat. Desa penghasil biji kopi terbaik di Kabupaten Lahat ini, malah menjadi kawasan blank spot (titik buta, red). Selain internet, jaringan listrikpun masih minim dirasa oleh masyarakat. Tidak heran jika saat ada tamu pejabat daerah, anak-anak Desa setempat langsung berkumpul seakan heran melihat hal-hal yang dipakai rombongan tamu. “Kalau jaringan internet belum ada. Bukan hanya itu, listrik juga masih menggunakan turbin, jadi penggunaan listrik masih terbatas,” ujar Jutawan, Kepala Desa Tunggul Bute, Kamis (7/11).




Jutawan mengatakan, dari sekitar 450 Kepala Keluarga yang terbagi 4 Dusun. Mayoritas warganya merupakan petani kopi dan sayur. Belum adanya jaringan internet ikut menyulitkan masyarakatnya untuk meningkatkan hasil penjualan dari kebun. “Belum tahu kapan listrik masuk ke Desa, baru tiang-tiangnya saja yang terpasang. Kalau internet sudah ada, warga kita bisa memasarkan kopi langsung ke luar daerah,” kata Jutawan.




Sementara, Ketua DPRD Lahat, Fitrizal menuturkan, kelancaran komunikasi dan transportasi memang jadi kebutuhan dasar bagi masyarakat. Dengan begitu ikut bisa memajukan perekonomian masyarakat. “Kondisi ini akan kita bahas dan komunikasi ke instansi terkait. Apalagi ada program Gubernur Sumsel, Internet masuk Desa,” tutur Fitrizal. (mg02)

Previous KPU Raih 2 Kategori Penghargaan
Next Joncik Siapkan Bonus Atlet Berprestasi