Debat Kandidat Putaran I, Melempem di Awal Seru di Ujung Segmen


Foto-foto : Pidi/Vhan/Pagaralam Pos
VISI DAN MISI : Enam Paslon Wako dan Wawako Pagaralam mempertajam visi dan misinya di forum debat publik kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Ir GUNAWAN MT, Cawako Pagaralam nomor urut enam memberi pertanyaan kepada Cawako nomor urut satu, Hermanto SH MSi. Ia mempertanyakan tentang program satu desa satu Miliar yang digagas Hermanto. “Anggaran terbatas. Dari mana duitnya untuk program itu,” tanya Gunawan.




Yang ditanya pun nampak tak sabaran untuk menjawab. Sebelum moderator mempersilakan Hermanto sudah lebih dulu angkat tangan. “Satu menit saja untuk menjawab,” kata Hj Wenny, sang moderator mengingatkan. Hermanto memberikan jawaban. “Kami punya data. APBD Pagaralam itu kurang lebih Rp 800 M, jadi cukup,” tambahnya.




Toh Gunawan nampak tak puas dengan jawaban Hermanto. Dia kembali melayangkan tanya dan kembali dijawab Hermanto. Sayang, Hermanto tak bisa lagi berpanjang-panjang. Gong sudah ditabuh, penanda waktu memberikan tanggapan sudah habis.




Adegan antara Gunawan dan Hermanto ini, terjadi persis di ujung debat publik, yakni segmen kelima. Mungkin hanya inilah adegan yang cukup seru, jika dibanding dengan sesi sebelumnya, terasa masih cukup melempem di awal. Ini ditandai dengan dua belah pihak sama-sama belum puas. Bila masih ada waktu, biasa saja dua kandidat ini melanjutkan debatnya.




Paslon lain memang diberikan untuk mendebat program Paslon lain. Namun adegan tanya jawabnya nampak datar-datar saja. Pada segmen lima itu, setiap Paslon diberikan jatah waktu untuk bertanya, menanggapi dan menjawab masing-masing sepanjang 30 detik, 1 menit dan 1 menit.




Hj Wenny, moderator debat publik tak menampik terbatasnya waktu. Namun bagi Wenny, itu dilakukan karena menyesuaikan dengan kondisi. “Iyalah. Kalu idak dibatasi, pacak nganar. Lagian enam Paslon banyak. Jadi kita harus pandai-pandai membagi waktu,” ucap Wenny menjelaskan.




Selain itu lanjut Wenny, batasan waktu juga diputuskan dalam rapat panelis. Dia membenarkan pertanyaan yang ditujukan untuk mempertajam visi dan misi Paslon dibuat para panelis. “Aku hanya membacakan saja,” kata Pimred Tribun Sumsel ini.




Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi menjelaskan, bila debat publik bertujuan untuk mempertajam visi dan misi. Dia membenarkan bila debat justru nampak terjadi pada ujung segmen.




Dia juga menyampaikan segala sesuatu yang terjadi, dalam debat publik putaran pertama ini akan dievaluasi. Hasil evaluasi ini akan dijadikan landasan untuk debat publik putaran kedua. (11)

Previous Tak Ada Keringanan, Belewong CS Dituntut Penjara Seumur Hidup
Next Longsor, Jalan Penghubung Talang Darat - Tanjung Keling Sengkiap Putus