Cemburu Buta, Winarno Nekat Bacok Istri, Mertua dan Teman


Foto: Ist/Pagaralam Pos CEMBURU BUTA: Sesaat setelah kejadian Anggota Polsek Pulau Pinang yang dipimpin Kapolsek Pulau Pinang, AKP Djoko Suyoto, mengumpulkan data kejadian pembacokan yang dilakukan Winarno, kemarin malam.
Foto: Ist/Pagaralam Pos
CEMBURU BUTA: Sesaat setelah kejadian Anggota Polsek Pulau Pinang yang dipimpin Kapolsek Pulau Pinang, AKP Djoko Suyoto, mengumpulkan data kejadian pembacokan yang dilakukan Winarno, kemarin malam.

PAGARALAM POS, Lahat – Entah apa yang ada di benak Rasa Winarno (30), karena rasa cemburu, dirinya tega membacok pipi kiri Eka Herian (28) yang tidak lain istrinya sendiri. Bahkan Kemarahan Winarno juga dilampiaskan kepada Arpian (45) dan Yanto (40), yang mengakibatkan keduanya pun mengalami luka bacok. Parahnya lagi, Winarno juga nekat membakar rumah panggung milik Subarihin (45) dan Rustilawati (32).

Sebelum peristiwa mengerikan itu terjadi, Winarno dan Eka terlibat cekcok. Winarno merasa tidak senang saat istrinya itu disapa oleh lelaki desanya. Ribut mulut itu pun berujung pembacokan, yang menyebabkan Eka luka pipi kiri. Mengetahui keributan antara anak dan menantu, Arpian pun berusaha meredam situasi. Tetapi bukannya situasi membaik, malah Arpian yang merupakan mertua Winarno pun dibacok kepala atas, jari tangan kiri putus, telinga kiri nyaris putus.

Keributan dalam rumah tersebut makin panas, Yanto yang selama ini dikenal dekat dengan Winarno berusaha menenangkan situasi. Tetapi, naas bagi teman Winarno itu, jutru dirinya mengalami nasib yang sama. Parang yang dipegang Winarno juga mendarat di dahi kanannya. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu tidak dapat berbuat banyak, karena Winarno memegang parang dan senapan angin, sambil mengancam warga yang mendekat.

“Setiapkali ada warga yang menyapa istrinya (Eka), Winarno ini selalu marah-marah. Subarihin ini yang terakhirkali menyapa dan Winarno marah, rumah Subarihin dibakar,” kata Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka SIk, disampaikan Kapolsek Pulau Pinang, AKP Djoko Suyoto. Api begitu cepat membakar rumah Subarihin, warga tidak mampu memadamkan api. Lantaran jarak yang cukup jauh, petugas pemadam kebakaran Lahat juga tidak mampu berbuat banyak.

Rumah milik Rustilawati yang bersebelahan dengan Subarihin pun ikut terbakar, walaupun tidak sampai meratakan seluruh bangunan. Akibat kebakaran itu, satu unit sepeda motor, televisi, handphone, Uang Rp1 juta, ijazah, buku nikah dan perabotan lain habis terbakar. Diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Kalau keterangan istri pelaku, persoalannya ya itu, karena cemburu,” jelas Djoko. (mg21/CE-V)

#beca berita selengkapnya…terbit 1 september 2016#

Previous Pilkades Manual Menuai Kritikan Keras
Next Dua Tahun Kader Posyandu tak Ada Honor