Posts in category

Pagaralam Cerdas


Penjaga Sumber Kehidupan Jeme Banyak Sebutan ‘hutan larangan’ bukan tanpa alasan. Ada banyak rahasia di balik ‘hutan larangan’ ini. JEMMI Delvian (37) begitu gembira. Ini setelah ia membaca keputusan menteri lingkungan hidup dan kehutanan (LHK). Dalam keputusan bernomor SK.7827/MENLHK-PSKL/PKTHA/KUM.1/10/2018, menteri LHK menetapkan Hutan Larangan Mude Ayek Tebat Benawas sebagai hutan adat. Vokalis Hutan Tropis-band yang …

92

Sebuah Lambang yang Sarat Makna Gulungan daun pisang berisi beras ketan lalu dimasukkan ke dalam seruas bambu untuk kemudian dibakar. Ini kemudian disebut dengan lemang. Di Besemah, lemang bukan sekedar untuk dimakan. ASMADI terkaget-kaget ketika berkunjung ke lapak pedagang lemang yang terletak di pinggir jalan di Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu. Pemerhati budaya Besemah ini …

52

Cara untuk Mendapatkan Citarasa Alami Tak sedikit masyarakat Pagaralam yang masih mempertahankan ngiroh kawe. Ini merupakan tradisi untuk mendapatkan citarasa kopi yang alami. SEORANG ibu berkebaya hijau dan memakai tengkuluk di kepala berdiri sambil menunduk. Pandangan tertuju kepada belanga yang berisi biji-biji kopi. Tangan kanannya memegang sebuah centong bergagang kayu untuk membola-balik biji-baji kopi. Di …

46

Beda Wilayah tapi Satu Keturunan Sejarah mencatat, leluhur penduduk yang bermukim di dataran tinggi Kisam, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan berasal dari Besemah. Karenanya jeme Kisam itu tak lain dan tak bukan jeme Besemah juga. CATATAN di empat lembar kertas yang ditulis dengan huruf arab gundul itu menyita perhatian Ahmad Bastari Suan. Sejarawan Besemah …

60

Jalan dengan ‘Bangkai’ Mobil, Rimbunnya ‘Kebun’ Pandan Dataran tinggi Kibok dapat dijadikan salahsatu tujuan untuk bertamasya. Tak hanya fauna dan floranya, kawasan hutan lindung ini juga menyimpan tinggalan sejarah dari era kolonialisme Belanda. KALAU saja jalan itu berada di tengah-tengah pemukiman atau perkebunan, barangkali Rusi tidak akan terkaget-kaget. Yang dilihat Rusi, adalah jalan yang berada …

47

Antara Harga Diri dan Pengkhianatan Kalu Belande datang kite ditindas Sedikit tidak disuruh hidup senang… PERANG berkobar di Besemah. Rakyat Besemah mengangkat senjata melawan tentara penjajah kolonial Belanda yang ingin menduduki Kute (benteng pertahanan) Tebat Seghut. Hari itu kalander bertarikh di angka tahun 1866. Untuk pertamakalinya Belanda hendak menancapkan kukunya di Besemah. “Perlawanan rakyat Besemah …

44

Lebih Praktis tapi Kurang Bermakna Ibatan (hadiah) untuk seseorang yang baru saja menghadiri undangan sebuah persedekahan di zaman dulu dengan zaman ‘now’ berbeda. Ibatan di zaman dulu sarat akan makna. ASMADI bersedih ketika melihat bentuk ibatan dari tempat persedekahan di sebuah dusun di Pagaralam beberapa waktu lalu itu. Ketika ibatan dibuka, kesedihan Mady Lani-sapaan akrab …

89

Dibawa Pedagang Arab, Dipakai Jeme Sedekah Bulir-bulir beras diolah bersama dengan minyak samin dan aneka rempah-rempah hingga berubah menjadi nasi samin. Memiliki citarasa Timur Tengah. LAKI-LAKI bertopi mengenakan kaos berkerah dan celana panjang itu nampak sibuk. Tangan kanannya bergerak-gerak ke atas ke bawah. Ia berusaha menumpahkan kecap bewarna merah di dalam botol ke belanga besar …

185

Panggeran yang Merangkap Wakil Rakyat dan Hakim Trias politika alias pembagian kekuasaan tak berlaku bagi seorang pesirah marga. Di masanya pesirah berkuasa penuh di segala bidang. Disegani masyarakat karena wibawanya. SEORANG pesirah marga memimpin sidang adat. Ia lalu memutuskan untuk menyita sawah milik penduduk. Alasannya, karena sawah tersebut tak ditanami apapun alias terbengkalai. Setelah disita, …

165

Mengenal Hukuman Adat Besemah Tata kehidupan masyarakat Besemah diatur dengan adat istiadat. Ada sanksi bagi yang melanggar adat itu yang bentuknya berupa-rupa. ————————————————————— PERISTIWA itu terjadi di masa lalu di sebuah kawasan yang masih masuk Besemah. Namun di ingatan Satarudin Tjik Olah, peristiwa itu masih basah. Waktu itu cerita Satar, dikabarkan ada seorang lelaki nggawel …

92