BP2RD Terapkan BPHTB Online


Foto : Adi/Pagaralam Pos
BUKA APLIKASI : Tampak operator atau petugas di Kantor BP2RD, saat membuka aplikasi oneline untuk pembayaran BPHTB

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terus melakukan inovasi pelayanan kepada masyarakat, salah satunya inovasi yang di terapkan Badan pengelolah pajak dan retribusi daerah (BP2RD) melaksanakan program BPHTB online. Yakni aplikasi yang di gunakan untuk mempermudah warga dan wajib pajak melakukan pembayaran dan layanan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kepala BP2RD Chandra SH MM melalui sekretaris Deni Irwandi SE MM menjelaskan, warga yang bermaksud mengurus BPHTB tidak perlu datang langsung ke Kantor BP2RD, cukup membuka aplikasi kemudian bisa mengetahui besaran pajak dan melakukan pembayaran langsung ke BANK Sumsel Babel, selaku mitra daerah Kabupaten Empat Lawang. Nah, BPHTB itu sendiri merupakan kelebihan atas pajak berdasar NPJP tanah dan bangunan diwilayah yang bersangkutan, misalnya harga jual di atas Rp 60 juta dikenakan BPHTB, namun jika tanah warisan nilainya diatas Rp 300 juta. “Selama ini dilakukan secara manual, nah sekarang warga bisa buka dan bayar sendiri tanpa harus ngantri ke Kantor,” jelas Deni.




Selanjutnya, Deni menyampaikan selama ini, yang dilaksanakan secara manual memiliki banyak kelemahan, misalnya petugas tidak bisa melakukan pemantauan secara on time dan real time, karena memakan waktu proses, namun dengan adanya aplikasi ini berarti ada solusi, ada pihak lain yang terlibat, kemudian bisa melakukan rekonsiliasi pajak tidak manual lagi. “Yang tidak kalah penting terhindar manipulasi, mengetahui pembayaran sudah apa belum. Program yang disarankan pihak KPK dalam rangka pemberantasan korupsi, jauh dari penyimpangan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Deni, bagi masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan pelayanan, karena itu, meskipun masih dalam proses integrasi pemindahan data, berharap pelayanan yang sudah di laksanakan sejak November lalu ini, bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik, bahlan lanjutnya, selain PBB, pihaknya juga di Maret 2020 mendatang, akan meluncurkan secraa resmi tiga program online resmi yakni BPHTB, PBB serta sembilan wajib pajak lainnya. Yakni aplikasi pajak air tanah, pajak reklame, pajak hotel, pajak restoran, pajak, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam, parkir serta pajak sarang burung walet. “Insya allah semuanya kita lounching Maret 2020 mendatang, ” imbuh Deni.




Sisi lain, Deni menegaskan dalam melaksanakan program berbasis online ini, pihaknya sudah menyiapkan pelayanan bahkan SDM, tenaga operator yang sudah terlatih selama tiga bulan, untuk memahami dan mendalami program apkikasi berbasis online tadi. Nah, yang tidak kalah penting, lanjutnya program ini merupakan upaya pihaknya melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan inovasi. “BPHTB sudah bisa jalan, PBB dan sembilan pajak lainnya masih proses pengintegrasian data di Kantor pertanahan,” kata nya.

Sementara Marlina salah seorang operator mengaku, aplikasi sudah mulai digunakan masyarakat, sejak di gunakan November 2019 lalu, sudah ada 30 warga yang mengurus jalur online. “Alhamdulillah, bertahap bisa dipahami dan digunakan masyarakat,” pungkasnya. (Ac07)

Previous Petugas Damkar Ikut Pingsan Ketika Selamatkan Firdaus
Next Banjir Besar Akan Terjadi Di Tahun 2020