Bocah Tewas Terpanggang


Foto: Adi/Pagaralam Pos Jenazah korban: Tampak warga ketika membawa jenazah korban yang tewas terpanggang, untuk menuju ke pemakaman.
Foto: Adi/Pagaralam Pos
Jenazah korban: Tampak warga ketika membawa jenazah korban yang tewas terpanggang, untuk menuju ke pemakaman.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Bencana kebakaran melanda warga Kelurahan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi. Musibah kali ini menimpah rumah dua lantai milik Markiyan alias Yon (55), di RT 02/02, Kelurahan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi hangus dilalap si jago merah.

Peristiwa yang terjadi Jum’at (12/2) sekitar pukul 05.30 WIB itu juga memakan korban jiwa, Siti Maryati (9) yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) tewas terpanggang di dalam kamar tidurnya dekat dapur.

Informasi dihimpun, api diduga dari obat nyamuk yang berada di kamar korban dan membakar tumpukan kasur. Api cepat membesar, sementara korban sedang tidur pulas dan pintu kamar di kunci dari dalam. Kakak korban, Piter (11) terbangun karena mencium bau terbakar.

Dia bergegas membangunkan orangtuanya untuk memadamkan api, setelah itu warga sekitar yang mengetahui kebakaran langsung membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Nahas, korban Siti tidak berhasil diselamatkan, ia tewas di dalam kamarnya. “Saya bangun dan langsung banguni bapak, kami langsung padamkan api pakai air. Adik ada di dalam kamar sendirian, setelah pintu terbuka, adik sudah meninggal,” ujar Piter, kakak korban.

Dijelaskannya, saat itu di dalam rumahnya ada lima orang, ia tidur di ruang tamu depan Televisi (TV), sedangkan orangtuanya dan yang lainnya tidur di kamar. “Adik tidur sendirian di kamarnya,” katanya.

Salah seorang keluarga korban, Fauzi mengatakan, api diperkirakan dari obat nyamuk di dalam kamar Siti. Bagian rumah yang terbakar yakni dapur, kamar Siti dan kamar Yon. Uang tunai sekitar Rp67 juta juga ikut terbakar. “Rumah Yon ini sedang direhab, kasur-kasur ditumpuk tumpuk di kamar Siti, saat kejadian kamarnya dikunci dari dalam. Kalau uang disimpan di dalam kamar Yon,” ujarnya.

Tetangga korban yang melihat rumah Yon mengeluarkan asap di bagian dalam dapur, langsung berteriak minta tolong. Masyarakat berjibaku berusaha memadamkan api dengan dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB. “Almarhumah usai Jum’at langsung dikebumikan di TPU Sekip,” pungkasnya. (07/CE-V)

Previous Masa Depan Profesi Pelukis ‘Masih Suram’
Next Fasilitas Objek Wisata Tersapu Banjir Bandang